Kinerja PNS Pemkab Bandung Barat Menurun

Depi Gunawan
16/6/2016 19:11
Kinerja PNS Pemkab Bandung Barat Menurun
(ANTARA/Agus Bebeng)

KINERJA PNS di lingkungan Pemkab Bandung Barat, Jawa Barat menurun saat bulan puasa. Padahal dalam tiap kesempatan PNS selalu diingatkan agar bisa memperhatikan tingkat kehadirannya. Ancaman sanski pemotongan tunjangan prestasi pegawai (TPP) pun dinilai tidak efektif.

Asisten Umum Setda Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaeman menyampaikan, bila dirinya pernah melihat tingkat kehadiran pegawai semakin menurun sejak memasuki bulan puasa, hal itu bisa terlihat saat pelaksanaan apel pagi.

"Cukup kecewa, padahal kehadiran pegawai pada hari pertama puasa lalu cukup bagus, tapi semakin ke sini malah tambah parah. Harusnya apel bisa dikuti seluruh PNS, tapi yang hadir hanya sekitar 30 persennya saja," katanya, Kamis (16/6).

Pada apel pagi awal pekan lalu, dari sekitar 1.160 PNS di lingkungan Pemkab Bandung Barat, apel hanya diikuti oleh 400 pegawai saja. Bahkan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun tidak bisa hadir.

Rekomendasi dan pencairan TPP berada di Kepala SKPD masing-masing, apabila masih ada PNS malas maka bisa dipotong TPP-nya. Maman mengatakan tapi apakah kepala SKPD yang bersangkutan berani menindak tegas pegawainya yang masih malas kerja atau tidak.

"Dikembalikan lagi kepada Kepala SKPD, apa mereka mau bertindak tegas atau tidak," tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Bandung Barat, Maman S. Sunjaya mengingatkan ibadah puasa jangan dijadikan alasan oleh pegawai untuk bermalas-malasan. Justru seharusnya pegawai lebih termotivasi lagi untuk bekerja lebih baik dengan niatan ibadah.

Untuk memantau kinerja bawahannya, Maman menyatakan bisa saja melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SKPD. Namun demikian, waktu sidak tidak dapat dilakukan setiap saat. "Waktu sidak bisa kita lakukan di pagi, siang ataupun menjelang pulang kerja," jelasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya