Klaten Swasembada Daging Sapi

Djoko Sardjono
16/6/2016 17:59
Klaten Swasembada Daging Sapi
(Dok. MI)

KEBUTUHAN daging sapi di Klaten, Jawa Tengah, dapat dipenuhi sendiri tanpa harus impor. Pasalnya, populasi sapi potong di daerah ini banyak, bahkan tiap hari dikirim ke Jakarta.

"Klaten sudah swasembada daging. Jadi, untuk apa daging impor. Lihat saja, saat ini populasi sapi potong sudah 100.000-an," kata Kabid
Peternakan Dinas Pertanian Klaten Sri Muryani, Kamis (16/6).

Karena populasi sapi potong berlebih, Klaten setiap hari mengirim sapi lima truk atau sekitar 40 ekor ke Jakarta. Dengan demikian, daging impor tidak dibutuhkan di Klaten.

Muryani menjelaskan, Klaten per hari memotong sapi 15-20 ekor, dengan hasil karkas minimal 4 ton. Jumlah itu sudah mencukupi kebutuhan pasar saat ini.

Menyoal harga daging sapi, diakui bahwa harga di pasar stabil tinggi. Untuk daging segar masih kisaran Rp110 ribu-Rp120 ribu per kg. Tapi,
daging gelonggongan rata-rata Rp90 ribu per kg.

"Memang, untuk daging dari rumah pemotongan hewan (RPH) itu mahal. Kalau gelonggongan jelas murah, karena daging yang dipasarkan itu bercampur air," katanya.

Muryani mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati jika membeli daging sapi gelonggongan dan daging ayam tiren. Karena, daging yang banyak dijual di pasar itu diragukan kesehatannya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya