Korban Tewas Ambruknya Jembatan di NTB 5 Orang

Yusuf Riaman
15/6/2016 16:41
Korban Tewas Ambruknya Jembatan di NTB 5 Orang
(MI/Yusuf Riaman)

TOTAL korban akibat jembatan ambruk di Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 10 orang, 5 dinyatakan meninggal dunia dan 5 dalam kondisi luka berat dan ringan.

Kepala Humas Search and Rescue (SAR) Kota Mataram, Putu Cakra Negara kepada wartawan menjelaskan, Rabu (15/6) pagi kembali ditemukan satu orang lagi sehingga menjadi 10 orang berhasil dievakuasi. "Tetapi pencarian masih kami lakukan karena ada beberapa bagian tubuh korban masih tertimbun bekas coran," ujar Cakra.

Empat dari lima korban tewas berasal dari Desa Sekarteja mereka adalah, Khaerul Anwar (35), Yus (30), Mul (30), dan Yasir (19), sedangkan satu korban lainnya bernama Akmal (45) merupakan warga Desa Montong Gamang, Kabupaten Lombok Timur.

Korban yang mengalami luka cukup serius 5 orang yakni, Zainul (15), warga Desa Sekarteja, Abdul Kadir (17), Irfan (50) keduanya asal Pancor Kecamatan Selong, Junaidi (50) asal Majidi,Kecamatan Selong dan Edi (26) asal Penyaong, Kecamatan Masbagik.

Para korban adalah mereka yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan oleh tim SAR, TNI, Polri dibantu warga serta menggunakan dua alat berat. "Evakuasi berlangsung sejak sore hingga pukul 22.30 tadi malam dan kita lanjutkan lagi Rabu pagi," ujar Cakra.

Jembatan yang ambruk tersebut merupakan proyek Kokok Tojang yang dikerjakan PT Pilar Mandiri menggunakan dana APBD Kabupaten Lombok Timur senilai Rp750 juta. Jembatan yang tengah dalam proses pengerjaan tersebut rubuh sekitar pukul 15.00 Wita Selasa (14/3) lalu, saat para pekerja sedang melakukan aktifitas mengerjakan konstruksi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya