Banjir Bandang Rendam Puluhan Rumah di Sukabumi

Benny Bastiandy
15/6/2016 16:03
Banjir Bandang Rendam Puluhan Rumah di Sukabumi
(MI/Benny Bastiandy)

SEBANYAK 80 bangunan rumah yang dihuni 376 jiwa di dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cibeber, Selasa (14/6) malam. Bangunan rumah mereka sempat terendam banjir bandang setinggi hampir 2 meter disertai lumpur.

Setidaknya terdapat lima kampung yang terdampak bencana dadakan itu. Paling parah terjadi di Kampung Cibeber Girang Desa Tenjoayu, Kampung Karangsirna di Desa Naggerang, dan Kampung Pamoyanan di Kelurahan Cicurug.

Satu bangunan rumah hanyut terbawa banjir bandang, sedangkan puluhan lainnya mengalami rusak berat, sedang, dan ringan. Berdasarkan informasi, banjir bandang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB bersamaan hujan deras. Permukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai mendadak diterjang luapan air.

Warga tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Air berangsur surut menjelang malam. Kemarin pagi warga mulai membersihkan rumah mereka yang porak-poranda.

"Kejadiannya mendadak. Air dari sungai tiba-tiba meluap disertai lumpur dan sampah. Saya juga enggak sempat menyelamatkan harta benda," kata Endang Halib, warga setempat, Rabu (15/6).

Menurut Endang, banjir bandang bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya pun saat hujan deras permukiman mereka kerap diterjang banjir bandang.

"Tapi yang sekarang paling parah. Biasanya sih ketinggian air paling sekitar 5 sentimeter. Sekarang mah hampir dua meter," ujar Endang.

Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, terdapat 80 bangunan yang terdampak banjir bandang. Satu diantaranya hancur.

"Hasil pendataan sementara, terdapat 80 bangunan terdampak banjir bandang. Lokasinya berada di lima kampung di dua desa dan satu kelurahan. Paling parah berada di Desa Naggerang dan Desa Tenjoayu. Terdapat satu rumah yang hancur," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya