Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 tahanan kasus narkoba melarikan diri dari Ruang Tahanan Direktorat Narkoba Polda Sumatra Utara, Senin (13/6). Mereka diduga kabur melalui pintu ruang tahanan yang tidak dijaga dengan cara menggergaji.
"Jumlah tahanan yang kabur ada 11 orang. Saya tidak bisa bicara soal modusnya karena itu di bawah tanggung jawab Direktorat Tahti," kata Kabag Bin Opsnal Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP OR Saragih, kepada wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (14/6).
Saragih tidak merinci nama-nama tahanan yang kabur beserta modus mereka melarikan diri dengan alasan hal tersebut di bawah kewenangan Direktur Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti).
Namun, dari dokumen yang beredar dikalangan wartawan diketahui nama-nama tahanan yang kabur yakni Datuk Ega Juanda alias Ega, 28, warga Medan Marelan, Suhermanto alis Suhir, 25, warga Gayo Lues, Aceh, Abdulah alias Adul, 37, warga Medan Belawan, Herizal als Rizal, 24, warga Gayo Lues, Aceh, Suliadi alias Adi (23), warga Perbaungan, Serdang Bedagai; Busra, 38, warga Aceh Utara, Rico Triyoga Tama, 32, warga Medan Sunggal, Amad, 31, warga Pancur Batu atau Aceh Tamiang, Aceh, Yudhi Kurniawan, 26, waega Kota Binjai, Teddy Sugara, 39, warga Medan Denai, dan Syarifuddin, 43, warga Medan Belawan.
Kabid Humad Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting yang dimintai konfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mencari 11 tahanan yang kabur tersebut.
"Pihak Polda Sumut sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian terhadap tahanan yang melarikan diri," katanya.
Rina mengatakan, sejauh ini belum satu pun tahanan kabur yang berhasil ditangkap kembali. Pihaknya mengimbau agar mereka menyerahkan diri. "Kita juga mengimbau kepada keluarga tahanan yang kabur supaya memberikan informasi atau menyarankan untuk menyerahkan diri," ujarnya.
Mengenai kronologis kaburnya para tahanan, Rina mengatakan hal ini setelah para tahanan menggergaji gembok pintu ruang tahanan. Anehnya, dua petugas yang berjaga, menurutnya, mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
"Gergajinya diduga berasal dari tamu yang datang menjenguk para tahanan," ungkapnya.
Sedangkan dua petugas yang berjaga saat kaburnya para tahanan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. "Penjaga tahanan sudah diperiksa bagian Propam. Kita menunggu hasilnya," ujarnya. (PS/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved