Banjir Rob Ancam Putuskan Jalur Semarang-Demak

Akhmad Safuan
14/6/2016 15:10
Banjir Rob Ancam Putuskan Jalur Semarang-Demak
()

BANJIR air laut pasang (rob) di pantura makin meninggi dan jalur pantura Semarang-Demak masih mengalami kemacetan panjang. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi rob yang diperrkirakan akan terjadi hingga arus mudik berlangsung.

Pemantauan Selasa (14/6), jalur pantura Semarang-Demak masih terendam banjir rob. Tepatnya sepanjang 1 kilometer dari mulai Pasar Genuk, Simpang Terboyo, Kota Semarang. Bahkan dibanding sebelumnya ketinggian rob meningkat hingga mencapai 75 sentimeter hingga mengakibatkan kemacetan panjang.

Kemacetan panjang hingga mencapai 3 kilometer baik kendaraan dari arah barat (Semarang) maupun dari arah timur (Surabaya). Mengantisipasi kemacetan lebih panjang sebagian kendaraan dari arah barat dialihkan melalui jalan tol Kaligawe-Gayamsari.

Wali Kota Semarang Hedrar Prihadi mengatakan dalam upaya mengatasi banjir rob ini dilakukan berbagai macam upaya. Jangka pendek yang
dilakukan adalah dengan meninggikan tanggul Sungai Tenggang menggunakan karung plastik berisi tanah dan pasir. "Kita telah siapkan 5.000 karung plastik berisi tanah dan pasir untuk meninggikan tanggul," tambahnya.

Langkah kedua yang dilakukan adalah dengan pompanisasi pada jalur pantura. Namun hal itu cukup sulit karena air rob yang datang dan membanjiri perkampungan dan jalur pantura masuk melalui sungai dan saluran air yang ada, sehingga kesulitan membuang air yang telah disedot.

Sedangkan jangka menengah dan panjang, ujarnya, langkah yang akan ditempuh dengan penataan Sungai Tengggang, Banjirkanal Timur, pembangunan polder di Sungai Banger, Sungai Sringin, dan Sungai Babon yang menjadi sumber utama banjir rob. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya