Kuota Tabung Melon Ditambah

02/7/2015 00:00
Kuota Tabung Melon Ditambah
(MI/Rommy Pujianto)
Kuota elpiji 3 kg di Klaten, Jawa Tengah, ditambah 2.500 tabung per hari menjadi 30 ribu tabung, mulai kemarin. Penambahan kuota itu guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah.

Dengan penambahan kuota harian tersebut, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Klaten Srihadi mengharapkan ketersediaan gas tabung melon sebanyak 30 ribu per hari dapat mencukupi kebutuhan masyarakat yang meningkat menjelang Lebaran.

"Memang, kami telah mengajukan tambahan fakultatif 200% ke PT Pertamina untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri, karena kuota harian 27.518 tabung sebelumnya tidak mencukupi kebutuhan masyarakat," kata Srihadi, kemarin.

Srihadi pun heran, gas tabung melon di Klaten, ditambah berapa pun tetap saja kurang, terutama setelah harga elpiji tabung 12 kg naik. Ada dugaan sementara pengguna elpiji nonsubsidi itu banyak yang beralih ke tabung melon yang harganya lebih murah. Akibatnya, ketersediaan (stok) tabung melon di pengecer sering kosong.

Kelangkaan elpiji 3 kilogram, terutama di daerah-daerah pinggiran menyebabkan harga naik hingga mencapai Rp25 ribu per tabung. Untuk mengatasi kelangkaan itu, Pemkab Klaten bekerja sama dengan agen menggelar operasi pasar. Di operasi pasar itu, tabung melon dibanderol dengan harga Rp15.500 per tabung.

Dari Provinsi Bangka Belitung, PT Pertamina Depo Pangkal Balam berencana menambahkan pasokan suplai bahan bakar minyak (BBM) jenis premium ke stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) menjelang Lebaran.

Hal itu disampaikan Head Officer PT Pertamina Depo Pangkal Balam Anas Hasan, kemarin. "Pasokan BBM jenis premium jelang Lebaran tahun ini akan ada tambahan," katanya.

Penambahan suplai BBM jenis premium tersebut akan dilakukan pada H-7 atau seminggu sebelum Lebaran. "Penambahan premium akan kita pasok seminggu sebelum Lebaran. Untuk jenis solar, tidak ada penambahan sama sekali," ucap Anas. (JS/RF/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya