Penderita Hidrosefalus Butuh Bantuan

02/7/2015 00:00
Penderita Hidrosefalus Butuh Bantuan
()
SRI Maulida, balita penderita hidrosefalus, tergolek di rumahnya di Kampung Pasir Peundeuy, Desa Mekarsari, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Orangtua anak berusia dua tahun itu tidak mampu membiayai perawatan dan pengobatan anaknya di rumah sakit.

"Pembengkakan kepala anak saya sudah terlihat mulai usia tiga bulan saat kepalanya terbentur sikut. Bengkak terus membesar saat dia berusia enam bulan," kata Ruslan Abdul Gandi, ayah Sri, kemarin.

Ruslan sudah membawa sang anak ke Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat. Dokter menyatakan pembengkakan terjadi akibat adanya penyumbatan cairan di otak.

Upaya berobat sudah dilakukan ke dokter saraf dan spesialis anak. Para dokter menyatakan Sri harus dioperasi meski tidak ada jaminan ia akan bisa sembuh total.

"Bahkan, dokter juga menyebut anak saya tidak akan bisa melihat dan mendengar. Namun, ternyata itu tidak terbukti karena sampai sekarang Sri bisa melihat, mendengar, dan berbicara meski kata-katanya belum bisa jelas," ungkap Ruslan, yang menghidupi keluarganya dengan berjualan bakso. Karena belum ada biaya, Sri belum bisa dioperasi. Kontak keluarga Sri: 085956497550. (DG/N3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya