8 Ton Daging Ilegal Disita Dari Rumah Dinas TNI

Puji Santoso
13/6/2016 20:13
8 Ton Daging Ilegal Disita Dari Rumah Dinas TNI
(ANTARA/Septianda Perdana)

TIM petugas dari Kodam I Bukit Barisan Medan, Sumatera Utara, menyita 8 ton daging sapi ilegal asal India di sebuah rumah dinas Asrama TNI di Jalan Gaperta, Medan, Sumatera Utara, Senin (13/6). Penyitaan ini dipimpin langsung oleh Asisten Logistik (Aslog) Kodam I/BB, Kolonel Arm Anggoro Setiawan.

"Daging ini dari India. Masuknya melalui Tanjung Balai Karimun lalu dibawa ke dalam asrama (TNI) Gaperta," katanya.

Pengungkapan daging ilegal tersebut berawal dari penyelidikan oleh personil dari Kodam I/BB yang curiga atas adanya aktivitas pengangkutan daging dari asrama tersebut. Setelah ditelusuri, akhirnya ditemukan daging yang dalam kondisi beku tersebut di rumah yang ditempati personil TNI Kopka TS dan istrinya.

"Kita tangkap dua kurir tadi pagi yang membawa daging tersebut dengan becak motor. Kita lakukan pengembangan ternyata kita temukan lagi daging di salah satu rumah di Asrama TNI dengan jumlah 8 ton," sambungnya.

Dalam pemeriksaan, daging ilegal tersebut totalnya ada sekitar 400-an bungkus. Masing-masingnya, satu bungkus dengan berat 20 kilogram dan
diletakkan di dalam lemari es.

Atas temuan tersebut, pihak Kodam I/BB langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak bea dan cukai untuk penyelidikan
lanjutan. "Untuk Kopka TS kini diperiksa di POM TNI AD, istrinya diperiksa di Polda Sumut," ujarnya.

Anggoro mengatakan, atas peristiwa yang melibatkan anggotanya, pihak Kodam I Bukitbarisan akan melakukan tindakan tegas terhadap tersangka dan istrinya. Hal ini, katanya, menjadi kebijakan dari pimpinan mereka yang menyatakan tidak boleh ada kegiatan bisnis di dalam asrama TNI.

"Di dalam asrama tak boleh ada kegiatan bisnis jual beli apapun, terpaksa yang bersangkutan nanti akan kita keluarkan dari rumah dinas
tersebut," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya