Polres Sukabumi Selidiki Kematian Gadis Penjaga Kedai Bubur

Benny Bastiandy
12/6/2016 19:58
Polres Sukabumi Selidiki Kematian Gadis Penjaga Kedai Bubur
(ANTARA/Reno Esnir)

JAJARAN Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, masih menyelidiki kasus tewasnya Anesti Destiana, di warung bubur kacang ijo milik neneknya di Kampung Sungapan RT 17/04 Desa/Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/6). Saat ditemukan, gadis berusia 19 tahun itu hanya mengenakan bra.

Dugaan sementara, Anesti merupakana korban pembunuhan. Korban juga diduga diperkosa sebelum dihabisi nyawanya.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, hampir sekujur tubuh korban terdapat luka lebam. Kemungkinan luka lebam itu akibat hantaman benda tumpul.

Jasad korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk keperluan otopsi. "Kita lakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota Ajun Komisaris Joni Surya Nugraha, Minggu (12/6).

Jenazah Anesti pertama ditemukan Imah, neneknya, Sabtu (11/5) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Imah baru saja pulang sehabis
bekerja di sebuah pabrik di Kecamatan Cikembar. Selain hanya mengenakan bra, Imah menemukan bercak darah pada selangkangan kaki cucunya.

Kepala Desa Kadudampit, Iip Firdaus, menambahkan korban dan neneknya merupakan warga pendatang. Nenek korban, kata Iip, sudah tinggal dan menjadi warganya sejak 2004 sementara Anesti baru beberapa tahun terakhir.

"Neneknya bekerja di sebuah pabrik di Kecamatan Cikembar. Beliau memang memiliki warung di rumahnya. Sejak cucunya datang, warung itu dijaga olehnya," ujar Iip. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya