Sukabumi Kembangkan Budi Daya Holtikultura

Benny Bastiandy
12/6/2016 19:37
Sukabumi Kembangkan Budi Daya Holtikultura
(ANTARA/Irwansyah Putra)

KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, terus mengembangkan budidaya berbagai jenis tanaman holtikultura, salah satunya buah-buahan. Upaya itu satu di antaranya untuk menghindari ketergantungan pasokan buah-buahan impor.

"Selama ini kita banyak tergantung dengan buah-buahan impor. Untuk menghindari ketergantungan itu, kita terus kembangkan potensi berbagai holtikutura," kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sukabumi, Sudrajat, Minggu (12/6).

Salah satunya budi daya pengembangan buah pisang. Lokasinya berada di Kecamatan Parakansalak, Jampangtengah, serta Ciemas.

"Terutama pengembangan budi daya di lahan milik PTPN. Ada empat jenis pisang yang dibudidayakan, yakni raja bulu, mas kirana, cavendish, dan baranang. Kualitasnya tidak kalah bersaing dengan pisang dari negara lain. Produksinya juga cukup tinggi. Bahkan pendapatan dari buah pisang baranang bisa mencapai Rp200 juta per tahun," jelasnya.

Sudrajat berharap ke depan budi daya holtikultura tak hanya dikembangkan pihak BUMN saja. Tapi juga pihak swasta yang memang berminat bisa untuk membudidayakannya.

"Sebetulnya banyak jenis pisang yang sangat potensial untuk terus dikembangkan. Apalagi pisang bisa diolah menjadi makanannya, seperti keripik dan lainnya," ucapnya.

Administratur PTPN VIII Kebun Parakansalak, Tedi Kusmiyadi Umar, menjelaskan sejak 2014, sekitar 103 hektar lahan perkebunan ditanami pohon pisang, seperti cavendish, baranang, maskirana, dan raja bulu.

"Penanaman pisang ini juga sebagai salah satu langkah untuk menopang penghasilan perkebunan. Selama ini perkembangan dan produksi teh lambat. Jadi kami topang dengan budi daya pisang," kata Tedi, belum lama ini. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya