Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gegerkan Warga Sukabumi

Benny Bastiandy
11/6/2016 21:09
Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gegerkan Warga Sukabumi
(Ilustrasi ANTARA FOTO /Prasetyo Utomo)

WARGA Kampung Gunungguruh RT 24/12 Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan penemuan bangkai kerangka manusia di sebuah rumah kosong, Sabtu (11/6). Belum diketahui persis penyebab kematian manusia yang telah menjadi kerangka dan dipastikan berjenis kelamin laki-laki itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerangka manusia itu kali pertama ditemukan Wawan Hermawan, 42. Dia mulanya disuruh pemilik rumah, Nurhayati, membetulkan pintu rumah yang rusak. Namun, saat memasuki rumah, Wawan mencium bau busuk.

Dia pun berupaya mencari sumber bau bangkai itu. Wawan kaget saat mendapati sumber bau itu berasal dari kerangka manusia yang berada di salah satu sudut rumah.

Rumah itu sudah tidak berpenghuni hampir dua tahun. Pemiliknya, Nurhayati, merupakan warga Bogor. Kabarnya, sebelum ditinggalkan kosong, pemilik rumah sempat kedatangan gelandangan yang ingin berdiam di dalam rumah. Nurhayati sempat menolaknya, tapi tidak digubris gelandangan itu. Hingga akhirnya dia mendapati kerangka manusia di rumahnya.

Meskipun belum diketahui persis kerangka manusia itu apakah gelandangan yang dulu sempat meminta tinggal di rumah tersebut, tetapi diperkirakan kerangka itu sudah berada hampir tiga bulan karena kondisinya mengering.

Saat ini, aparat kepolisian setempat masih menyelidiki temuan kerangka manusia tersebut. Rumah Nurhayati diberi garis polisi setelah dilakukan olah tempat kejadian. Kerangka manusia sendiri sudah dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

"Setelah mendapat laporan, kami segera menuju ke lokasi rumah kosong. TKP sudah kami amankan. Kerangka manusianya sudah kami bawa ke RSUD Bunut (R Syamsudin SH) untuk divisum," kata Kapolsek Gunungguruh Inspektur Dua Yudi Wahyudi, Sabtu.

Yudi belum bisa memastikan penyebabnya termasuk identitas kerangka manusia itu. "Kami masih menyelidikinya dengan cara mengumpulkan keterangan dari saksi dan warga sekitar. Termasuk mencari barang bukti yang bisa mengarah memastikan identitasnya," tegas Yudi. (BB/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya