Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN kandidat bupati Dorinus Dasidapa beserta wakilnya Yakobus Britay berhasil memenangi Pemilihan Suara Ulang (PSU) Kedua untuk 9 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, yang dilaksanakan pada Kamis (9/6) lalu.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua, Tarwinto, mengatakan, berdasarkan putusan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 24/PHP.BUP-XIV/2016 dalam sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Kabupaten Mamberamo Raya, dilaksanakan Pemilu Ulang di 9 TPS di 2 distrik di Kabupaten Mamberamo Raya, yaitu 1 TPS di Distrik Mamberamo Tengah Timur dan 8 TPS di Distrik Roufaer.
Dari data KPU Provinsi Papua, Dorinus yang juga kandidat nomor urut 3 mendapatkan 1.872 suara yang diperoleh dari Distrik Mamberamo Tengah Timur dan Distrik Rufaer. Sementara itu, kandidat nomor urut 2 yakni Demianus Kyeuw Kyeuw dan Adiryanus Manemi memperoleh 59 suara. Sedangkan kandidat nomor urut 1, yakni Robby Wilson Rumansara dan Yahya Fruaro tak mendapatkan suara sama sekali.
"Pasangan kandidat bupati Dorinus Dasidapa beserta wakilnya Yakobus Britay memenangi PSU kedua secara demokratis, lancar dan kondusif tanpa gangguan dari pihak mana pun," kata Koordinator Pemenangan Kandidat Nomor Urut 3, Yustus Nikson Kaweri di Burmeso, ibukota Mamberamo Raya, Minggu (12/6).
Yustus juga menyatakan ucapan terima kasihnya kepada para pemantau dari Jakarta yang datang untuk melihat secara langsung suasana PSU Kedua di Kabupaten Mamberamo Raya. "PSU Kedua Kabupaten Mamberamo raya berlangsung secara aman, lancar, damai, dan tidak ada kecurangan antara lain berkat pantauan langsung pihak Bawaslu dan KPU RI, pihak Mabes Polri dan dipimpin oleh Asisten IV Pengelolaan Pemilu Deputi I Poldagri Kemenko Polhukam Pak Brigjen TNI Wardiyono," papar dia.
Menurut Yustus, kemenangan pasangan Dorinus Dasidapa dan Yakobus Britay terbilang wajar lantaran PSU berlangsung di wilayah yang menjadi basis pemenangan pasangan nomor urut 3 tersebut. "Mereka berdua merupakan putra daerah asli dari Kabupaten Mamberamo Raya," tandasnya.
Menurut dia, pada Pilkada 9 Desember 2015 pasangan Dorinus Dasidapa dan Yakobus Britay sudah mengungguli pasangan kandidat lainnya. "Kemudian digugat ke MK dan diadakan PSU pertama, pasangan Dorinus Dasidapa dan Yakobus Britay pun menang, dan ini PSU Kedua mereka menang lagi," ujar Yustus.
Pada gugatan PHP Kada yang pertama, pihak penggugat menuding pada 9 Desember 2016 sejumlah petugas Komisi Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Mamberamo Raya yang mencoblos. Namun saat pembuktian di MK pihak penggugat tidak mampu menunjukkan alat bukti kecurangan tersebut.
Meskipun sudah dimenangkan kandidat nomor urut 3, pihak MK memutuskan diadakan PSU Pertama. Namun hasilnya digugat oleh kandidat lainnya lantaran diduga terjadi kecurangan yang dilakukan oleh pasangan Demianus Kyeuw Kyeuw dan Adiryanus Manemi yang dituding melakukan mobilisasi 20 oknum anggota Brimob dengan tanpa sepengetahuan Kapolres dan Kapolda setempat.
Yustus menambahkan, pasangan calon bupati Dorinus Dasidapa dan Yakobus Britay berhasil merebut simpati masyarakat lantaran visi-misi mereka diterima dengan baik oleh penduduk lokal. "Pasangan Dorinus Dasidapa dan Yakobus Britay mengutamakan pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan untuk membangun kabupaten Mamberamo Raya. Sebab daerah ini dari tiga segi tersebut masih jauh tertinggal dari daerah lainnya," kata dia.
Namun demikian, dari tiga program unggulan pasangan pemenang adalah membangun sumber daya manusia lokal melalui pendidikan. "Kalau SDM di Mamberabo Raya sudah mumpuni maka program lain secara otomatis akan terkerek untuk maju," pungkas Yustus. (RO/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved