Daop 5 Siapkan 26 Loko untuk Mudik

MI/LILIEK DHARMAWAN
30/6/2015 00:00
Daop 5 Siapkan 26 Loko untuk Mudik
(MI/LILIEK DHARMAW)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 menyiapkan 26 loko dan 135 gerbong untuk mengangkut penumpang pada arus mudik Lebaran 2015. Persiapan yang dilakukan di antaranya melakukan perawatan dan perbaikan mesin loko serta pembersihan gerbong.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Surono, kemarin, mengatakan tahun ini pihaknya menyiapkan 26 loko dan 135 gerbong untuk mengangkut para pemudik yang menggunakan jasa KA. "Kami mulai melakukan perbaikan dan perawatan mesin loko dan pembersihan gerbong sehingga pelayanan kepada konsumen akan maksimal," kata Surono.

Dikatakan Surono, perawatan terhadap loko dan gerbong yang berjumlah banyak tersebut membutuhkan waktu. "Sehingga perawatan dan perbaikan dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya karena seluruh loko dan gerbong harus siap mulai pada H-10 Lebaran. Ke-10 item yang dicek di antaranya ialah dead man pedal, radio lokomotif, speedmeter, seruling lokomotif, lampu lokomotif, wiper, lampu kabin, pemadam api, stop block, dan locotrack.

Tidak hanya itu, Daop 5 Purwokerto juga memeriksa bantalan rel yang ada di perlintasan sebidang. Ada 58 perlintasan sebidang di wilayah Daop 5 Purwokerto akan ditinggikan dan diganti. "Sebab, nantinya akan ada tambahan perjalanan KA. Jika biasanya hanya ada 10 perjalanan KA, nantinya pada arus mudik Lebaran menjadi 14 perjalanan," kata Surono.

"Kereta api yang ditambahkan meliputi KA Purwojaya Lebaran, KA Kutojaya Utara Lebaran, Kutojaya Utara Tambahan, dan Kutojaya Selatan ke arah barat menuju Bandung," ujarnya.

Terkait dengan keselamatan perjalanan kereta api, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta ikut membantu pengamanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. "Sekitar 300 anggota sudah bawah kendali operasi (BKO) untuk PT KAI," kata Kapolda DIY, Brigjen Pol Erwin Triwanto, saat mengecek perlintasan kereta api, kemarin.

Pengecekan itu sekaligus bertujuan melihat kondisi palang pintu yang tidak dijaga. Pasalnya, masih ada perilaku masyarakat yang semaunya sendiri dan tidak memedulikan bahaya saat melewati perlintasan kereta api.

Mudik gratis
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan mengirimkan 20 unit bus untuk mengangkut 920 jiwa warga yang menjadi pekerja boro di Jakarta dan sekitarnya yang menginginkan mudik Lebaran di kampung halaman di wilayah Wonogiri.

"Jumlah pemudik sepeda motor yang diangkut dengan bus ini meningkat 30% jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu," ungkap Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto, kemarin.

Kuota mudik gratis tahun ini mencapai 400 pemudik sepeda motor berboncengan atau naik ketimbang tahun lalu yang hanya menyediakan 300 pemudik sepeda motor berboncengan. Pemudik akan dijemput di anjungan Taman Mini Indonesia pada 11 Juli dan 12 Juli dan akan tiba di tujuan akhir Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Selogiri.

Adapun Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sudah memiliki 15 armada kapal laut guna mengangkut pemudik nanti. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Mohammad Fadilah, kemarin, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub Jawa Timur. Dari 15 armada itu, tiga di antaranya merupakan kapal untuk program mudik gratis, empat kapal perintis, dan delapan kapal reguler antarkabupaten (Sumenep-Situbondo).

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, PT Pelindo III menyiapkan 9 feri roro untuk melayani arus mudik dari Pelabuhan Trisakti tujuan Surabaya dan Semarang. General Manager PT Pelindo III Banjarmasin, Hengki Jajang Herasmana, kemarin, menyatakan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-7. (Tim/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya