Mutu Pala Siau Diakui di Uni Eropa

MI
30/6/2015 00:00
Mutu Pala Siau Diakui di Uni Eropa
()
PEMPROV Jawa Barat mendorong setiap desa untuk lebih mandiri, tidak bergantung pada bantuan baik dari kabupaten/kota, provinsi, maupun pemerintah pusat. Gubernur Ahmad Heryawan berambisi membangun desa mandiri dari segi pangan, energi, maju di bidang pendidikan, dan kesehatan.

"Desa adalah pusat pembangunan ekonomi masyarakat. Potensi yang ada di setiap desa bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi sumber pendapatan desa," jelas pria yang biasa disapa Kang Aher itu di Bandung, kemarin.

Dia yakin, jika kemandirian hadir di desa, tidak ada lagi impor barang dari luar dan masyarakat desa tetap dapat hidup dengan baik. Bahkan, desa bisa menjual keunggulannya ke luar, minimal ke luar desa, lebih bagus lagi ke luar negeri.

Pemprov Jabar telah memilih 50 desa untuk menjadi contoh. Desa tersebut dinilai memiliki potensi untuk mandiri dari segi pangan, energi, pendidikan, hingga kesehatan. "Desa-desa di Jabar sudah baik. Hanya beberapa desa yang butuh pendampingan, khususnya desa pemekaran dan di wilayah perbatasan.

"Aher yakin masyarakat desa mandiri tidak sulit mencari permodalan. "Selama ini, kebanyakan desa masih memanfaatkan dana bantuan dari pemerintah.

"Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Jabar, Dede Rosdia, menambahkan ke-50 desa akan dipilih jika perangkat desanya bagus, minimal badan usaha milik desa sudah berjalan baik. "Ke-50 desa terpilih akan menjadi proyek percontohan bagi desa-desa yang lain. (SB/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya