Kaki Harimau Terjerat Perangkap Terpaksa Diamputasi

Yose Hendra
10/6/2016 18:59
Kaki Harimau Terjerat Perangkap Terpaksa Diamputasi
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

KAKI harimau sumatra (Phantera tigris Sumatrae) korban jeratan di Kampung Taratak, Kanagarian Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, 25 Mei 2016 lalu, terpaksa diamputasi oleh tim dokter Kebun Binatang Bukittinggi.

Kabid Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Iqbal, Jumat (10/6), mengatakan, harimau sumatra yang diberi nama Bujang Mandeh tersebut diamputasi karena mengalami luka cukup parah setelah terjerat sling baja dalam waktu yang lama.

"Kaki depan sebelah kanannya diamputasi pada 31 Mei kemarin, karena tidak mungkin dipertahankan sebab kondisi kakinya busuk. Infeksi atau bakteri telah naik ke pangkal tangan," terang Iqbal.

Ia menambahkan, keputusan amputasi juga berdasarkan konsultasi dengan tim pakar harimau sumatra, seperti dari Taman Safari Indonesia (TSI) dan konsultan harimau. "Kondisinya saat ini sedang pemulihan," tukasnya.

Pascaamputasi, dikatakan Iqbal, sudah dipastikan harimau tersebut tidak bisa dilepas kembali ke habitatnya di Pesisir Selatan. Kondisi demikian juga memupus harapan masyarakat Kenagarian Mandeh untuk membawa kembali si Bujang Mandeh ke kampung mereka.

"Ia akan tetap disini, menghuni kebun binatang Bukittinggi," tandasnya.

Harimau tersebut berbobot sekitar 90 kilogram, dengan panjang 1,5 meter. "Harimau tersebut berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar 5-6 tahun," jelas Iqbal.

Nantinya, Bujang Mandeh akan menambah penghuni kebun binatang Kinantan tersebut. Ia akan menemani harimau sumatra yang bernama Bancah, asal Sawahlunto. (YH/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya