11 Titik Api Terdeteksi BMKG di Provinsi Jambi

Antara
09/6/2016 20:48
11 Titik Api Terdeteksi BMKG di Provinsi Jambi
(ANTARA/FENY SELLY)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mendeteksi sebelas titik panas (hot spot) di wilayah provinsi itu pada Kamis (9/6) pukul 16.00 WIB.

Kepala BMKG Stasiun Jambi Nurangesti mengatakan 11 hot spot itu terdeteksi di enam kabupaten dan satu kota melalui pantauan sensor modis Satelit Terra and Aqua.

"Terdapat 11 titik api tersebar disejumlah wilayah Jambi dengan tingkat kepercayaan (confident) ada yang berada di angka 83%," katanya.

Ke-11 titik api tersebut masing-masing berada di Kabupaten Batanghari, yakni di Kecamatan Bajubang satu titik dengan tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran 83%. Kemudian Kabupaten Bungo terdeteksi di Kecamatan Tanah Tumbuh sebanyak tiga titik dengan tingkat kepercayaan 53-64%.

Di Kabupaten Merangin terpantau dua titik. Satu titik di Kecamatan Muara Siau dengan tingkat kepercayaan 61% dan satu titik di Kecamatan Rantau Panjang dengan tingkat kepercayaan 52%.

Selanjutnya, di Kabupaten Sarolangun terpantau satu titik dengan tingkat kepercayaan 63%. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga terpantau satu titik dengan tingkat kepercayaan 30%. Sedangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terpantau dua titik di Kecamatan Muara Sabak dengan tingkat kepercayaan 56-63% dan terakhir hot spot juga terpantau di Kota Jambi dengan tingkat kepercayaan 61%.

"Tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran tertinggi berada di Kabupaten Batanghari 83% dan Sarolangun 69%. Sedangkan terendah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat 30%," kata Nurangesti menjelaskan.

Sementara jika secara keseluruhan untuk wilayah Pulau Sumatra, terdapat 79 hot spot, dan 11 di antaranya terdeteksi di Provinsi Jambi. Namun terbanyak berada di Provinsi Riau dengan 44 titik, disusul Aceh enam titik, Bengkulu lima titik, Sumatra Utara delapan titik, Sumatra Selatan empat titik, dan Sumatra Barat satu titik.

"Jumlah tersebut dapat berubah pada update selanjutnya, Jumat (10/6) pukul 5.00 WIB," katanya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya