Warga Jambi Keluhkan Pemadaman Listrik Selama Ramadan

Antara
08/6/2016 22:41
Warga Jambi Keluhkan Pemadaman Listrik Selama Ramadan
(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

WARGA Kota Jambi mengeluhkan pemadam listrik oleh PLN selama Ramadan, padahal PLN Area Jambi sudah berjanji selama bulan puasa tidak akan ada pemadaman.

Di hari pertama puasa saja, sebagian besar wilayah Kota Jambi padam lampu dengan durasi yang sangat lama. Bahkan hingga menjelang magrib. Kemudian hari kedua puasa juga terjadi padam lampu di sebagian wilayah Jambi dan hari ketiga lampu kembali padam di pagi hari.

"Kami baca di berita, katanya bulan puasa bebas padam lampu. Mana buktinya, PLN tetap padamkan listrik. Kemarin Senin di hari pertama puasa juga padam lampu. Lama pula padamnya," kata Warga Kota Jambi, Kaspul, di Jambi, Rabu (8/6).

Senada dikatakan Desi, warga Talang Bakung, Kecamatan Selincah, Kota Jambi. Di daerahnya sekitar pukul 8.00 WIB pagi tadi terjadi padam lampu. Namun durasinya tidak diketahui Desi, sebab dirinya buru-buru hendak berangkat bekerja.

Sementara itu, Manajer PLN Area Jambi Joni mengatakan, selama Ramadan pihaknya tidak memberlakukan pemadaman bergilir. Tidak ada persoalan defisit listrik saat ini karena sudah teratasi sebelum Ramadan. Namun, dirinya tidak memungkiri banyak warga yang mempertanyakan itu. Dia juga mengakui pada awal bulan puasa lampu langsung padam. Termasuk hari ini juga padam lampu.

Menurut Joni, padam lampu tersebut bukan karena pemadaman bergilir. Namun karena ada gangguan yang mengharuskan pihaknya mematikan arus listrik. Hari ini, katanya, ada tiga penyulang yang mengalami gangguan. Itu semua disebabkan oleh pohon yang menyentuh kabel penyulang.

Dia menyebutkan, ada tiga penyulang yang mengalami gangguan pada hari ini, yakni penyulang Manggis, Mahoni, dan Rengas. Untuk penyulang Manggis tersentuh pohon dan menyebabkan padam lampu pada pukul 08.04 WIB pagi tadi.

"Akibatnya kawasan Kumpe, Selincah Dalam, Sumber Jaya, Pulau Mentaro sampai Tanjung Muarojambi mengalami padam listrik. Apalagi di sana banyak pohon duku. Tersentuh sedikit saja langsung gangguan dan padam lampu," katanya menjelaskan.

Kemudian sebelumnya pada pukul 7.29 WIB terjadi gangguan yang sama di Penyulang Mahoni. Akibatnya kawasan Beringin, Handil, Palmerah, Kenali, Kebun Kopi, Jerambah Bolong, Stik, Bohok, Lingkar Selatan, Sukorejo, Bandara hingga Candra padam sekitar 30 menit.

Lebih pagi dari itu sekitar pukul 6.00 WIB juga terjadi padam lampu di sebagian besar kawasan Batanghari, seperti Muarabulian, Tembesi dan daerah sekitar. Lampu padam selama sekitar 1,5 jam. "Persoalannya sama, karena pohon. Kami tidak boleh menebang pohon sembarangan, tapi memang gangguan paling sering adalah kabel tersentuh pohon," katanya.

Hal ini, menurutnya, juga terjadi pada hari pertama puasa. Terjadi pohon roboh dan menimpa kabel penyulang. Listrik padam di sebagian besar wilayah Kota Jambi seperti di Pancakarya, Persijam, BPK, Kenali Asam, Handi, Payo Selincah, sampai simpang Gado-Gado. "Kalau ada pemeliharan juga harus dimatikan arusnya. Tapi lokal di sekitar pengerjaan itu saja," katanya menambahkan. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya