Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGIAT wisata Mandeh akhirnya berkelindan dengan membentuk koperasi, beberapa waktu lalu. Koperasi Pesona Wisata Sumbar, begitulah namanya, beranggotakan sekitar 75 orang dari berbagai latar belakang komunitas masyarakat setempat. Inisiator pembentukan koperasi itu ialah Andrinof Chaniago. Menurutnya, koperasi dibentuk karena memiliki prinsip kekeluargaan dan kebersamaan. “Dengan adanya koperasi, diharapkan para anggota bisa mengelola wisata Mandeh secara profesional dengan melibatkan masyarakat setempat,” ujar Andrinof.
Ketua Koperasi Pesona Wisata Sumbar, Zefnihan, menambahkan, koperasi yang didirikan para penggiat dan pelaku pariwisata Sumbar itu bertujuan mewujudkan kegiatan ekonomi di kawasan wisata Sumbar dengan ciri berjiwa gotong royong. “Kita sudah menghimpun dana Rp100 juta lebih dari sekitar 75 orang. Saat ini proses legalitas koperasi sedang berjalan," terang Zefnihan. Koperasi itu memiliki beberapa jenis usaha di bidang wisata, termasuk pengoperasian KM Bintang Mandeh sebagai salah satu jenis usaha.
Meski legalitas belum keluar, koperasi sudah bergerak. Salah satunya ialah tercapainya kesepakatan dengan PT Bintang Mahaputra yang baru saja mendatangkan KM Bintang Mandeh dari Kalimantan Barat. Pengoperasian KM Bintang Mandeh akan bekerja sama dengan para anggota ekowisata di Mandeh, terutama di bidang kuliner, perahu, pemandu wisata, dan selam. "Untuk kebutuhan makanan, pemandu dan lainnya kita manfaatkan para anggota ekowisata kawasan Mandeh sehingga keberadaan KM Bintang Mandeh membuka peluang baru bagi pelaku wisata yang ada di Mandeh," tegas Zefnihan.
Selain pengoperasian KM Bintang Mandeh, Koperasi Pesona Wisata Sumbar akan membuka usaha lain, seperti atraksi wisata laut. KM Bintang Mandeh itu milik penggiat pariwisata Sumbar, Hendra Tjugito. Kapal miliknya melakukan perjalanan pergi pulang perdana pada 26 Maret lalu dari Muaro Padang ke Mandeh. Hendra pun menyerahkan pengelolaan kapalnya kepada Koperasi Pesona Wisata Sumbar. Kapal itu berkapasitas 70 tempat duduk. Namun, maksimal penumpang hanya 60 tempat duduk. Pengoperasionalan kapal menggunakan sistem paket day trip dengan biaya Rp350 ribu per orang dan minimal 25 kursi harus terisi.
Biaya itu sudah termasuk asuransi, makan siang, menikmati pertunjukan kesenian di atas kapal, menikmati kuliner tradisional ala Mandeh, dan singgah di salah satu pulau untuk jalan-jalan atau menyelam. Namun, ada juga paket lain, yaitu wisata ke Kapo-Kapo lewat jalur bakau. Para wisatawan akan menikmati ekowisata di Carocok. “Untuk paket ini wisatawan menambah Rp40 ribu untuk sewa boat di luar tarif Rp350 ribu per orang. Keliling hutan bakau menggunakan boat," tambahnya. Keberadaan KM Bintang Mandeh, selain menjadi alternarif moda transportasi ke Mandeh, juga menghidupkan tol laut antara Muaro di Padang dan Mandeh di Pesisir Selatan. (YH/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved