Tim Verifikasi BNPB Data Korban Gempa Sumbar

Yose Hendra
06/6/2016 21:34
Tim Verifikasi BNPB Data Korban Gempa Sumbar
(ANTARA/Iggoy el Fitra)

TIM verifikasi dari BNPB turun ke Pesisir Selatan untuk memverifikasi data kerusakan dan korban gempa 2 Juni lalu. Hal ini dikatakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Pri Nurdin, Senin (6/6).

"Tim verifikasi BNPB sudah di Padang hari ini. Nantinya koordinasi dengan BPBD Sumatra Barat, selanjutnya turun ke Pesisir Selatan," jarnya.

Lambatnya verifikasi data korban dan kerusakan, menurut Pri, karena menunggu laporan dari BPBD daerah dan kemudian didiskusikan. Hingga hari ini, data kerusakan tidak berbeda dari Minggu (5/6).

Menurut Pri, hanya sedikit penambahan dari Kecamatan Linggo Sari Baganti yakni 10 unit rumah. Untuk hari kemarin, rumah rusak berat berjumlah 93 unit, rusak sedang 578 unit, dan rusak ringan 1801 unit.

Sementara sekolah rusak, 28 lokal rusak berat, 74 lokal rusak ringan. Kantor sekolah rusak berat 1 unit, rusak ringan 1 unit, dan rumah ibadah 2 unit. Sedang yang dirawat di rumah sakit, katanya, ada 9 orang. Kerugian akibat gempa untuk sementara, ditaksir mencapai Rp19,8
miliar.

Untuk bantuan, jelasnya, baru diberikan 13 tenda di Kecamatan Lengayang. Padahal, sebutnya, masih banyak korban yang butuh tenda.

Masih belum validnya data, menyebabkan BPNB menurunkan tim verifikasi. "Verifikasi penting untuk menghitungan bantuan untuk korban nantinya," ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk korban rumah rusak berat kemungkinan akan dibantu Rp20 juta. Untuk rusak sedang Rp.10 juta. "Untuk rusak ringan kemungkinan tidak akan dibantu," bebernya.(OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya