Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSAKAN yang ditimbulkan akibat gempa 6,5 pada skala Richter yang terjadi di Sumatra Barat, Jumat (3/6), terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Barat mendata jumlah bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 1.956 unit. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatra Barat, R Pagar Negara, mengatakan hingga pukul 14.00 WIB, jumlah bangunan rusak akibat gempa mencapai 1.956 unit. "Perinciannya, bangunan rusak ringan 1.431 unit, rusak sedang 445 unit, dan rusak berat 80 unit. Sekolah rusak 3 unit, dan 1 kantor wali nagari rusak sedang," ujar Pagar Negara, Jumat (3/6). Sementara itu, tiga orang kini dirawat di rumah sakit akibat tertimpa bangunan. "Korban bernama Roslaini dirawat di RSUP M Djamil, dan dua orang lainnya bernama Iwel dan Rahmat Hidayat dirawat di RSUD Painan," jelasnya. Mengenai kerugian, ditaksir mencapai Rp15 miliar lebih. Gempa yang berpusat dekat Pesisir Selatan itu menewaskan satu orang di Kota Padang. Korban bernama Awaluddin. Ia meninggal akibat serangan jantung karena terkejut saat terjadi gempa.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, warga membutuhkan tenda darurat. Dinrianto, 37, warga Nagari Lakitan Selatan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, menjelaskan pascagempa banyak rumah rusak dan tidak aman untuk ditempati. Mereka membutuhkan tenda untuk tempat tinggal sementara. Pada bagian lain, gempa di Padang yang terjadi Kamis (2/6) sekitar pukul 05.59 WIB tidak berdampak terhadap aktivitas Gunung Kerinci yang saat ini berstatus waspada atau level II. Kepala BPBD Provinsi Jambi, Aris Munandar, menjelaskan dari laporan petugas pemantau gunung api ataupun BPBD di Kabupaten Kerinci, gunung berketinggian 3.805 meter itu tidak terpengaruh, meskipun sampai sekarang gunung api tersebut masih bergemuruh dan menyemburkan asap hitam ratusan meter ke udara.
"Sejauh ini belum ada dampaknya terhadap aktivitas Gunung Kerinci. Bahkan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya, sedikit mereda. Erupsinya sekitar 40 atau 50 kali per hari. Kalau sebelumnya, setiap hari semburan asap setiap hari dengan ketinggian sampai 800 meter ke udara," jelas Aris Munandar. Terkait dengan dampak gempa Sumbar terhadap kerusakan bangunan di Kabupaten Kerinci, Jambi, yang relatif dekat dengan Pesisir Selatan, dilaporkan tidak signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved