Menpar Dorong Kuliner Nusantara Terus Mendunia

31/5/2016 23:19
Menpar Dorong Kuliner Nusantara Terus Mendunia
(MI/PANCA SYURKANI)

MENTERI Pariwisata Arief Yahya terus mendorong kuliner Nusantara untuk tampil di pentas dunia. Sebab, Thailand, Vietnam, dan Malaysia sudah lebih dahulu menggunakan cita rasa makanan sebagai alat promosi dan diplomasi pariwisata.

"Potensi kita tidak kalah. Jenis makanan kita juga seabrek jumlahnya. Tinggal mengemas menjadi kekuatan yang memiliki commercial value, bukan hanya cultural value," tutur Menpar.

Berdirinya banyak restoran Indonesia di berbagai negara merupakan bukti konkret bahwa kuliner Nusantara juga laku di pentas global. "Sama dengan Chinesse Restaurant, Japanesse Restaurant, Korean Food, dan juga Indian Culinery. Biarkan orang jatuh cinta di makanan dulu, sebelum akhirnya mencintai destinasi pariwisata Indonesia," ungkapnya.

Di Hefei, Anhui, Tiongkok, sudah lahir restoran Wonderful Indonesia. Akan disusul dengan restoran lain di kota yang lain di Tiongkok dengan menu utama 30 ikon kuliner Nusantara. "Sampai kerupuk udang pun sudah 20 juta bungkus yang tahun ini beredar di Tiongkok," jelas Menpar dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5).

Kepak sayap kuliner Indonesia semakin mendunia. Itu tecermin dari tiga buku kuliner Indonesia yang berhasil menembus nominasi Gourmand World Cookbook Awards 2016. "Ini langkah baru yang perlu dibanggakan," jelas dia.

Gourmand World Cookbook Awards bukan ajang sembarangan. Penghargaan yang digagas Edouard Cointreau dan Remy Martin itu memberikan pengakuan dan penghormatan bagi para penulis dan penerbit buku-buku mengenai kuliner dan kebudayaan dari seluruh dunia.

Tahun ini. panitia Gourmand World Cookbook Awards menerima lebih dari 20.000 masukan buku terbitan 209 negara. Karya-karya itu berkompetisi di 92 kategori buku masak dan budaya kuliner serta 29 kategori Wine and Drinks. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya