Pertamina Optimistis Dexlite akan Diminati Masyarakat

Agus Utantoro
31/5/2016 19:33
Pertamina Optimistis Dexlite akan Diminati Masyarakat
(Antara/Sigid Kurniawan)

PT Pertamina (Persero) optimistis bahan bakar untuk mesin diesel yang baru diluncurkan dexlite akan banyak diminati masyarakat dan mampu merebut pasar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dexlite kini sudah dipasarkan di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Yogyakarta.

Dengan kualitas yang didapat pelanggan, kata Branch Manager Pertamina MOR IV untuk DIY dan Surakarta Doddy Pasetya, para konsumen pengendara mobil pribadi maupun kendaraan niaga berbahan bakar diesel akan antusias dan beralih ke dexlite.

"Dexlite memiliki kualitas yang lebih bagus dari solar biasa di cetane number (CN) atau yang menunjukkan kualitas bahan bakar di ruang pembakaran kendaraan. Dexlite memiliki angka CN 51, sedangkan solar biasa dengan CN 48," ujarnya di Yogyakarta, Selasa (31/5).

Adapun kandungan sulfur dalam dexlite maksimal 1.200 part per million (ppm), sementara untuk solar biasa kandungan sulfur maksimal 3.500 ppm. Dengan kandungan tersebut, lanjut Doddy, selama dipakai di kendaraan akan mengurangi polusi udara serta penyumbatan di injektor.

"Kualitas dexlite ebih bagus dari solar, tetapi harganya juga bagus, di bawah harga Pertamina Dex yang harganya Rp8.200 per liter. Di perdana ini, dexlite dijual dengan harga Rp6.650 per liter, memang di atas solar yang Rp5.150 per liter, tetapi kualitasnya lebih bagus," katanya.

Meski optimistis merebut pasar konsumen solar, Pertamina belum dapat menargetkan persentasenya. Sebab, dalam sebulan ke depan, baru dilakukan uji pasar terlebih dulu. Selain di dua SPBU wilayah Yogyakarta, uji pasar juga dilakukan di dua SPBU di Solo dan Kedu.

"Nanti, target itu seperti yang dicanangkan pada pertalite, yang mana kita targetkan merebut pasar 20% dari premium. Namun, untuk dexlite masih kita lakukan uji pasar dulu, antusiasme dari masyarakat (konsumen solar) bagaimana," katanya.

Namun demikian, kata Doddy, dari SPBU yang dipilih untuk menyediakan bahan bakar khusus tersebut, tiap SPBU bisa menjual sekitar 2 sampai 3 kiloliter per hari. Harapannya, setiap bulan SPBU itu bisa menjual 100 kl bahkan hingga 150 kl. (AU/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya