Pelintas Batas Timor Leste-Indonesia Melonjak

Palce Amalo
31/5/2016 15:15
Pelintas Batas Timor Leste-Indonesia Melonjak
(ANTARA/Kornelis Kaha)

SEJAK diberlakukannya PP Nomor 69 tahun 2015 mengenai Bebas Visa Kunjungan Wisata ke Indonesia, pelintas batas yang melewati pos perlintasan Motaain antara Indonesia dan Timor Leste melonjak.

Data yang diperoleh dari Pos Imigrasi Motaain menyebutkan terjadi eningkatan sebanyak 2.268 orang atau mencapai 12.072 orang pada April 2016 jika dibandingkan dengan pelintas batas pada Maret sebanyak 9.804 orang.

"Peningkatan pelintas batas dari Timor Leste mungkin karena biasanya harus membayar US$20, ditiadakan," kata Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste Letkol Inf. Nurman S. di Pos Mota'ain, Kabupaten Belu, Selasa (31/5).

Nurman mengatakan rata-rata pelintas batas warga negara asing pada Maret berkisar 40-50 orang, meningkat menjadi hingga rata-rata 100 orang per hari pada April. Peningkatan yang sama juga terjadi pada pelintas batas warga Indonesia, namun peningkatan tidak terlalu signifikan. Jumlah pelintas batas warga Indonesia pada Maret 2016 mencapai 6.597 orang, meningkat menjadi 6.729 orang pada April 2016.

Ia mengatakan aparat TNI yang bertugas di Perbatasan Timor Leste tetap memberlakukan pengawasan ketat terhadap para pelintas batas tersebut guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti memeriksa paspor dan barang bawaan pelintas batas.

Pengetatan pengawasan juga bertujuan mengantisipasi penyelundupan sembako dan dan bahan bakar minyak ke Timor Leste atau sebaliknya penyelundupan minuman keras. Dia mengatakan di awal bertugas pada 2015 lalu, prajurit TNI membongkar penyelundupan sepeda motor dan minyak tanah dari Indonesia ke Timor Leste, dan dari Timor Leste digagalkan penyelundupan gula minuman keras yang memiliki kadar alkohol 40%.

Menurutnya dalam bertugas, TNI selalu melakukan koordinasi bersama polisi, bea cukai, imigrasi dan karantina. "Kami selalu berkoordinasi untuk mengantisipasi penyelundupan dari Timor Leste maupun dari Indonesia ke Timor Leste," ujarnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya