Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menerima kabar hasil tes DNA dari Mabes Polri soal kematian Muhammad Pansor, anggota DPRD Bandarlampung, pihak keluarga menyatakan pasrah. Mereka berharap pesoalan itu segera dapat dituntaskan sebaik-baiknya oleh pihak berwajib.
"Kami pasrah dan berharap kasus ini segera diungkap. Sehingga pelaku pembunuhan atas nama keluarga kami dapat segera di tangkap," ujar salah seorang keluarga yang enggan diungkap identitasnya.
Dikatakan, dengan semakin terang benderangnya kasus ini, pihak keluarga percaya bahwa Polri dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pihak keluarga juga menyatakan, sejak awal kuat dugaan ciri-ciri mayat yang ditemukan terpotong-potong (mutilasi) di kawasan Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, mirip dengan anggota DPRD Bandar Lampung Muhammad Pansor yang telah hilang satu bulan yang lalu.
"Berdasarkan tanda-tanda dipotongan tubuh (korban mutilasi), ada beberapa tanda yang menyerupai tanda-tanda di tubuh Muhammad Pansor. Tanda-tanda itu, seperti kumis dan luka bakar di telapak kaki," kata pria berbaju kuning yang mengaku keluarga di rumah Pansor.
Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin memaparkan, pihaknya telah mengambil langkah untuk melakukan pencarian terhadap Muhammad Pansor. Menurut dia, sejak dilaporkan ke Polda, petugas langsung mencarinya. Namun, Kapolda enggan membeberkan secara rinci perihal hasilnya.
"Kami sudah mencari, tapi belum bisa di-publish. Karena perlu koordinasi dengan Polda Sumsel," kata Kapolda, Senin (30/5).
Ketika ditanya soal motif hilangnya Pansor, Ike Edwin menuturkan sampai saat ini baru mengarah dua kemungkinan antara utang piutang atau masalah pribadi lainnya (wanita). "Kami baru mengembangkan kemungkinan dua motif antara persoalan utang piutang atau hal lain," ujarnya.
Soal pengungkapan kasus kematian Pansor, Kapolda Lampung menegaskan akan terus bekerja sama dengan Polda Sumsel.
Secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Zarialdi mengatakan Polda Lampung saat ini bertugas mendukung segala sesuatu yang dibutuhkan Polda Sumsel. Di menyontohkan, guna memperlancar proses pencarian Pansor, sampel DNA keluarga Muhammad Pansor telah diambil dan dikirim ke laboratorium forensik Mabes Polri.
"Hasilnya sudah di publikasikan Polda Sumsel, identik," katanya.
Dikatakan Kombes Zarialdi, pada tubuh mayat yang sudah lebam itu ditemukan proyektil peluru. Namun, Zarialdi tidak menyebutkan berapa butir dan apa jenis peluru tersebut.
"Memang ditemukan proyektil, tapi berapa dan apa jenisnya saya belum tahu, yang pasti kami bersama Polda Sumsel masih mengembangan kasus ini," katanya.
Dengan ditemukannya proyektil tersebut dugaan pembunuhan semakin jelas. Kini, tinggal polisi mencari siapa pembunuhnya.
Dikatakan Kapolda, pihaknya kini fokus pada upaya penguatan alibi dan mengumpulkan bukti untuk menangkap orang yang dicurigai sebagai pelaku. Almarhum Pansor dilaporkan hilang oleh istrinya, Umi Kalsum, ke Polda Lampung pada 25 April lalu. (NV/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved