Tanah Bergerak Masih Ancam Wilayah Tasikmalaya

Kristiadi
29/5/2016 23:12
Tanah Bergerak Masih Ancam Wilayah Tasikmalaya
(ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Tasikmalaya masih tetap siaga dan waspada menunggu surat resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terkait pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bahkan pergerakan tanah pun menjadi ancaman bagi masyarakat yang masih berada dilokasi bahaya hingga menunggu relokasi lahan yang lebih aman.

"Kami masih menunggu surat resmi dari PVMBG terkait pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Sukahening, Pageurageung, Puspahiang, Cisayong, dan Karangjaya. Akan tetapi, jalan menuju lokasi bencana pun ada beberapa yang harus dialihkan dengan membuat jalan baru seperti halnya di Kecamatan Karangjaya, Puspahiang dan Pageurageung," kata Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kundang Sodikin, Minggu (29/5).

Kundang mengatakan, kondisi pergerakan tanah berada di lima kecamatan tersebut telah berlangsung sejak lama. Namun bencana tersebut kembali terjadi saat hujan deras menguyur wilayah Tasikmalaya setelah sebelumnya mengalami musim kemarau selama 5 bulan.

Meski dalam musibah pergerakan tanah tidak mengalami korban jiwa, tetapi rumah yang dihuni oleh mereka mengalami kerusakan terutama belah pada dingding rumah dan tanah pun terbelah.

"Kondisi bencana alam itu masuk pada zona merah dan dimana masyarakat yang masih bertahan di bawah perbukitan dan di atas bukit harus secepatnya meninggalkan lokasi berbahaya itu, karena petugas dari PVMBG yang telah melakukan survei kelokasi menyebutkan harus pindah ke lokasi yang lebih aman," ujarnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya