Jumlah Titik Api di Sumatra Melonjak

MI
23/6/2015 00:00
Jumlah Titik Api di Sumatra Melonjak
(Dok. wip.weather.gov.sg)
TITIK api indikator aksi pembakaran hutan dan lahan di Sumatra kembali melonjak. Dari pantauan satelit, dideteksi sebanyak 448 titik api kebakaran hutan dan lahan di sepanjang pantai timur Sumatra.

Berdasarkan pantauan terakhir satelit Aqua yang dilansir dari ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) di http://wip.weather.gov.sg milik Singapura, diketahui ada 448 titik api pembakaran hutan dan lahan di Sumatra.

Titik api terbanyak tersebar di sepanjang pesisir timur wilayah Provinsi Riau, di antaranya ratusan titik api terbesar berkumpul di sejumlah kabupaten, yaitu Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan.

''Cuaca panas terik melanda Riau dalam sepekan terakhir.Dikhawatirkan, kabut asap akan kembali muncul,'' ungkap Erik, warga Jalan Nenas, Pekanbaru, kemarin.

Untuk menghadapi bencana kebakaran hutan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meresmikan penerapan hujan buatan atau disebut teknologi modifikasi cuaca (TMC) dan penutupan kanal lahan gambut di Pangkalan Udara Roesmin Nuurjadin Pekanbaru, kemarin.

Penerapan TMC dan penutupan kanal tersebut dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan di Riau. TMC dilakukan menggunakan pesawat jenis CN-235 milik TNI-AU untuk melepas bahan semai dengan kapasitas 4 ton garam. Dana yang dianggarkan Rp25 miliar dengan menghabiskan 125 ton garam.

Hadir dalam acara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Danlanud Roesmin Nurjadin Kolonel Penerbang Khairul Lubis.

Plt Gubernur Riau yang akrab disapa Andi Rachman mengatakan penerapan TMC dan penutupan kanal diharapkan bisa mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi berulang selama 17 tahun terakhir di Riau.

Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan untuk penutupan sebanyak 103 kanal gambut di tiga daerah di Riau, yaitu Bengkalis, Rokan Hilir, dan Siak, diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp15 miliar. ''Pembangunan akan dimulai pada 26 Juni mendatang,“''jelasnya. (RK/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya