KAPAL riset asal Amerika Serikat R/V Falkor akan melakukan penelitian di perairan barat Sumatra Barat. Selama 22 hari, kapal itu akan berada di dekat Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai guna meneliti perkembangan pergerakan lempeng benua.
"Kapal R/V Falkor akan berlabuh di Padang sore ini (kemarin) setelah 22 hari berada di perairan Sumbar untuk melakukan pemetaan bawah laut menggunakan teori seismik. Kapal membawa peneliti dari Earth Observatory of Singapore dan LIPI serta peneliti Amerika," kata Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatra, Robert Y Ewing, di Universitas Andalas, Padang, kemarin.
Kapal milik lembaga Schmidt Ocean Institute itu memiliki panjang 82,9 meter. Kapal dilengkapi peralatan dengan teknologi mutakhir, seperti robot, GPS, lift dengan jangkauan hingga 4.500 meter, teknologi seismik, dan kamera dengan resolusi tinggi. (YH/N-3)