AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, masih tetap tinggi, kemarin. Pertumbuhan kubah lava terus berlangsung dan memicu awan panas serta guguran besar.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, menuturkan kondisi di sekitar Sinabung, kemarin, secara visual cuaca cerah dan
angin bertiup tenang ke arah timur. Gunung Sinabung sendiri tertutup kabut dan asap putih tebal setinggi 50 meter.
"Ada guguran lava pijar dari puncak sejauh 500 meter-1000 meter ke tenggara. Teramati api diam di puncak dan secara seismik Gunung Sinabung mengalami 31 kali gempa guguran, 50 kali gempa frekuensi rendah, satu kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan tremor vulkanis menerus," tuturnya.
Dia mengimbau agar semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai dengan status Awas Gunung Sinabung. Berdasarkan data pemantauan, Gunung Sinabung menunjukkan adanya peningkatan jumlah gempa yang cukup tajam dan tubuh gunung mengalami inflasi alias mengembung sejak 20 Juni.
"Semua pihak harus mengikuti rekomendasi PVMBG, Badan Geologi, dan Kementerian ESDM. Masyarakat tidak boleh beraktivitas pada radius 7 km arah selatan dari puncak Sinabung dan 6 km arah tenggara-timur," tambah Armen.
Kemarin, Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho mendatangi lokasi pembangunan rumah untuk para pengungsi di Desa Siosar, Kabupaten Karo. Gatot yang datang bersama Komandan Korem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Fachri memastikan terlaksananya percepatan pembangunan 370 rumah yang 112 di antaranya sudah diserahkan. (PS/N-3)