Belanja Narkoba Capai Rp1,25 Triliun per Tahun

MI
23/6/2015 00:00
Belanja Narkoba Capai Rp1,25 Triliun per Tahun
(ANTARA)
BELANJA narkoba di Kalimantan Timur diperkirakan mencapai Rp1,25 triliun per tahun. Harga rata-rata narkoba, terutama sabu, di wilayah itu mencapai Rp2,5 miliar per kilogram.

"Selama satu tahun, di Kaltim terjadi 658 kasus penyalahgunaan narkoba, dengan jumlah tersangka mencapai 1.035. Barang bukti yang disita berupa 7,8 kilogram sabu, 827 gram heron, dan 1.072 pil ekstasi," papar Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur, AKB Wilder Pattyranie, di Balikpapan, kemarin.

Dengan data itu, Kaltim berada di peringkat tiga nasional. Frekuensi penggunaan narkoba pada 2008 mencapai 1,95% dan 2011 naik menjadi 3,10% dengan jumlah korban 77.884 orang. Mereka merupakan pengguna coba-coba, pemakai teratur, pecandu suntik, dan pecandu bukan suntik.

"Pengguna terbesar adalah mahasiswa dan pelajar. Tidak menutup kemungkinan mereka juga bertindak sebagai pengedar," lanjut Wilder.

Di Jawa Barat, BNN Kabupaten Cianjur menangkap 10 pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba. "Para pengedar kami tangkap di tiga kecamatan, yakni Warungkondang, Karangtengah, dan Cianjur Kota," kata Kepala BNNK Cianjur Hendrik.

Kesepuluh tersangka tergabung dalam satu kelompok. Penangkapan dimulai dari RR saat berada di Jalan Warungkondang, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang. Dari tangannya, petugas menyita sabu.

Dalam pengembangan, satu per satu dari sembilan tersangka lain bisa diringkus. "Para pelaku akan kami bagi dua, satu kelompok direkomendasikan untuk direhabilitasi dan satu kelompok lain diproses hukum karena bertindak sebagai pengedar," lanjut Hendrik. (SY/BK/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya