Kirab Budaya Sambut Hari Jadi Kabupaten

(YK/N-3)
26/5/2016 01:30
Kirab Budaya Sambut Hari Jadi Kabupaten
(MI/M Yakub)

PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merayakan hari jadi ke-447 kabupaten itu dengan serangkaian kirab budaya di Alun-Alun Kota Lamongan, Rabu (25/5). Kirab budaya menampilkan cerita sejarah Lamongan dalam bentuk fragmen saat pasamuan agung. Fragmen pertama menampilkan babak hari lahir Lamongan dimulai sejak era Rangga Hadi dilantik menjadi Tumenggung Surajaya oleh Sunan Giri IV pada 10 Zulhijah 976 H atau 26 Mei 1596 M. Penggalan lakon sejarah Lamongan itu menceritakan sejak Rangga Hadi kecil dari Dusun Cancing, Desa Sen-dangrejo, Kecamatan Ngimbang, menuntut ilmu agama kepada Sunan Giri III. Fragmen kemudian ditutup dengan dilantiknya Rangga Hadi menjadi adipati di Lamongan dengan gelar Tumenggung Surajaya pada Kamis Pahing 10 Zulhijah 976 H atau 26 Mei 1596 M.

Itulah yang kemudian ditetapkan sebagai lahirnya Lamongan. Fragmen kedua menuturkan cerita yang melegenda di Lamongan, yakni kisah Raden Panji Laras dan Panji Liris, putra kembar adipati Lamongan ke-3. Penggalan sejarah lain di Lamongan itu masih mewakili sejarah dakwah Islam. Bupati Fadeli menyatakan pesatnya perkembangan Lamongan saat ini tidak bisa dilepaskan dari pendahulunya. "Rasa hormat dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pendahulu saya, yang telah menancapkan fondasi kuat membangun Lamongan berkelanjutan," kata Fadeli saat memberikan sambutan di alun-alun. Dalam prosesi pasamuan agung itu, Bupati Fadeli bersama wakilnya, Kartika Hidayati, dan Sekretaris Bupati, Yuhronur Efendi, kompak mengenakan kostum era Tumenggung Surajaya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya