Brastagi dan Kabanjahe Diselimuti Abu Vulkanik Gunung Sinabung

Puji Santoso
25/5/2016 15:48
Brastagi dan Kabanjahe Diselimuti Abu Vulkanik Gunung Sinabung
(ANTARA)

SEJAK Selasa (24/5) hingga Rabu (25/5) Kota Brastagi, dua kali diguyur hujan abu vulkanik. Pertama pukul 06.00 dan kedua pukul 10.30. Kecamatan lain yang juga diguyur hujan abu yakni, Simpang Empat, Namanteran, Tiganderket, dan Kabanjahe.

Meski hujan abu vulkanik melanda Brastagi, Kabanjahe, dan sekitarnya, aktivitas warga setempat tidak berubah. Mereka tetap menjalankan kegiatan sehari seperti sedia kala seperti berladang dan berjualan. Demikian juga sekolah-sekolah kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan tidak ada satupun sekolah diliburkan.

"Mesti masih terjadi hujan abu vulkanik, anak-anak masih bersekolah seperti biasa. Namun kita berikan mereka masker agar kesehatan mereka tidak terganggu," kata Kadisdik Kabupaten Karo Saroha Ginting, Rabu (25/5).

Sementara itu, Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Sinabung, Asrori mengatakan, erupsi itu menyebarkan awan panas yang meluncur ke arah selatan dan tenggara sejauh 1.000 meter. Luncuran awan panas ke arah timur tersebut sejauh 2.500 meter.

Hal yang sama juga disampaikan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Karo mengimbau warga gunakan masker saat aktivitas di luar rumah. "Efek gangguan kesehatan disebabkan abu vulkanik yakni, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Gejalanya batuk-batuk, sesak nafas, flu dan hal teburuk bisa pengaruhi fungsi kerja paru-paru manusia. Hal lain abu vulkanik selain timbulkan ISFA saat terhirup, juga bisa timbulkan alergi pada kulit seperti gatal-gatal dan sebagainya," ujar Kadis Kesehatan Karo, Johanes Sitepu.

Dia mengimbau warga Karo untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika terjadi hujan abu terjadi. Hal itu, katanya, dapat membantu menghindari terhirup abu vulkanik. "Karenaya disarankan bagi warga melakukan aktivitas di luar, kita minta menggunakan masker," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya