Bencana Longsor Ancam Banyumas

Liliek Dharmawan
24/5/2016 17:15
Bencana Longsor Ancam Banyumas
(LILIEK DHARMAWAN)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) meminta kepada warga di wilayah setempat agar mewaspadai hujan deras yang masih potensial turun. Apalagi, Senin (23/5) terjadi longsor yang menutup jalan alternatif penghubung antara Banyumas-Brebes.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo mengungkapkan bahwa pada musim pancaroba memang kerap terjadi hujan deras. "Karena itu, sampai akhir musim hujan, kami minta waspada. Apalagi pada Senin lalu sempat ada longsor di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar yang sempat menimbun jalan alternatif dari Banyumas menuju Brebes. Tetapi saat ini sudah lancar kembali," kata Prasetyo, Selasa (24/5).

Sebelumnya, longsor terjadi di jalur alternatif antara Banyumas-Brebes melalui Desa Samudra, Kecamatan Gumelar. Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat.

"Longsoran tanah dari tebing hutan setinggi 15 meter menimbun jalan sepanjang 20 meter. Warga dan relawan kemudian langsung menyingkirkan longsoran tersebut. Meski jalan tersebut merupakan jalur alternatif, tetapi sangat vital bagi warga Kecamatan Gumelar," ungkap Sekretaris Kecamatan Gumelar Sarwoko.

Sebab, kalau tidak ada jalan tersebut, maka warga Gumelar yang akan ke Kecamatan Paguyangan, Brebes, harus melalui Kecamatan Ajibarang yang jalannya lebih jauh. "Kami meminta agar warga tetap waspada, meski saat ini memasuki musim peralihan, tetapi hujan masih turun," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya