Ruas Jalur Mudik di Sukabumi Banyak Yang Rusak

Benny Bastiandy
24/5/2016 17:10
Ruas Jalur Mudik di Sukabumi Banyak Yang Rusak
(MI/BENNY BASTIANDY)

SEJUMLAH ruas jalan nasional yang melintas di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, menjadi jalur strategis mudik nanti. Dinas Perhubungan setempat berencana akan menggelar rapat koordinasi dengan elemen berkompeten lainnya untuk membahas berbagai persiapan menjelang mudik.

"Memang masih banyak ruas jalan yang terdeteksi rusak. Kita sudah koordinasi dengan Bina Marga agar mendekati arus mudik Lebaran nanti bisa segera diperbaiki. Informasinya sekarang sedang proses lelang. Perbaikan akan dilakukan setelah proses lelang selesai," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana, Selasa (24/5).

Selain menjadi satu di antara jalur strategis mudik, ruas-ruas di Kabupaten Sukabumi juga kerap dipadati kendaraan wisatawan yang berlibur pada Lebaran nanti. Biasanya nanti akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

"Kita sudah merencanakan menggelar rapat koordinasi dengan Polres Sukabumi dan elemen berkompeten lainnya. Jadwalnya belum teragendakan. Kita menunggu jadwal dari polres," terangnya.

Wilayah titik rawan kemacetan di Sukabumi mayoritas berada di wilayah utara. Di antaranya berada di Kecamatan Cicurug, Kecamatan Cibadak, dan beberapa ruas titik jalan nasional lainnya. "Pokoknya titik rawan kemacetan itu berada di ruas-ruas jalan nasional dari mulai Cicurug hingga Sukalarang," ujarnya.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika akan menambah berbagai sarana dan prasarana menjelang arus mudik nanti. Termasuk mempersiapkan personel dan armada. "Sarana dan prasarana itu di antaranya marka jalan," jelasnya.

Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Mokhamad Ngajib menyebutkan akan mengantisipasi terjadinya potensi kemacetan di sejumlah titik menjelang dan saat Ramadan hingga Idul Fitri. Setidaknya diturunkan sebanyak 500 personel untuk mengamankan Ramadan. "Kita tempatkan sejumlah personel itu di titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu-lintas, serta di titik kriminalitas," kata Ngajib. Ol-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya