Pasokan Elpiji 3 Kg Ditambah hingga 600%

MI
20/6/2015 00:00
Pasokan Elpiji 3 Kg Ditambah hingga 600%
(Antara)
TINGGINYA permintaan masyarakat Garut, Jawa Barat, terhadap kebutuhan elpiji 3 kilogram membuat Hiswana Migas menambah alokasi kuota mencapai 600% dari alokasi kuota harian.

Ketua Hiswana Migas Kabupaten Garut, Sobur, mengatakan dalam kurun satu bulan ini, khususnya pada Juni, permintaan terhadap gas elpiji 3 kilogram meningkat tajam dan Hiswana Migas melalui Pertamina akan menambah hingga mencapai 80% dan menjelang Idul Fitri nanti juga akan kembali mengalokasikan hingga 100%.

"Seiring penambahan jumlah penduduk pada Idul Fitri, alokasi kuota penambahan elpiji juga akan ditambah, karena banyak masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji, akibat terlambatnya pendistribusian dari titik distribusi hingga ke tingkat pangkalan dan agen penyalur," ujarnya, kemarin.

Di Tasikmalaya, Jabar, selama Ramadan kali ini, elpiji menghilang dari warung. Bahkan banyak masyarakat mencari elpiji keluar Tasikmalaya dengan menggunakan kendaraan.

"Kami harus menemukan elpiji 3 kg di Ciamis dan Banjar. Akan tetapi, harganya untuk per tabung mencapai Rp25 ribu. Namun, untuk penjual di warung hanya dijual Rp20 ribu sampai Rp21 ribu," ujar Aman, 55, warga Bebedahan, Tasikmalaya.

Pada bagian lain, PT Pertamina (persero) Marketing Operasional Regional 4 Jateng & DIY menambah pasokan BBM dan BBK. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi saat Ramadan dan Lebaran mendatang.

"Dari sisi pelayanan BBM, Pertamina mempersiapkan tambahan sebesar 40% dari rata-rata harian normal untuk produk BBM umum jenis premium yang tersedia di SPBU. Untuk BBM penugasan jenis solar, Pertamina tetap menambahkan stok sebesar 7%, untuk memberi kenyamanan dan rasa aman," kata General Manager (GM) PT Pertamina (persero) MOR 4 Jateng-DIY, Kusnendar, di Kota Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Menurut Kusnendar, Pertamina tetap menambah pasokan walaupun solar setiap tahun selalu mengalami penurunan karena tidak beroperasinya truk angkutan pada masa arus mudik.

Pertamina juga menambah pasokan sebesar 469% untuk pertamax, 139% untuk pertamax plus, dan 60% untuk pertamina dex ketimbang angka pada periode yang sama pada 2014.

"Kami juga membentuk satgas di Kantor Unit Semarang dan Kantor Cabang DIY, berkoordinasi dengan dinas/instansi terkait, yakni Pemprov Jateng melalui Satgas Posko Jateng, TNI-Polri, Hiswana Migas, dan bank persepsi," ungkapnya.  (AD/HT/AT/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya