Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang di Kampung Sukamukti, Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menewaskan 6 orang, sedangkan 4 orang luka berat dan 1 orang luka ringan. Dedi, 45, salah seorang warga Desa Sukakerti, Senin (23/5), menjelaskan bencana itu terjadi saat hujan deras pada Minggu (22/5) sekitar pukul 21.30 WIB. "Saat kejadian banjir bandang, warga kampung itu sedang tertidur sehingga warga tidak sempat menyelamatkan diri," Kata Dedi. Kepala Desa Sukakerti, Didin, mengatakan banjir bandang itu juga merobohkan 32 rumah. "Ada 32 rumah yang rusak diterjang banjir bandang, 4 di antaranya rata dengan tanah dan bencana ini parah. Sampai saat ini kami masih melakukan evakuasi korban bersama TNI, Polri, Tagana, dan mengerahkan satu alat berat," ujar Didin.
Berdasarkan data yang diterima, korban meninggal dunia ialah Parmi, 50, Mae, 17, Nabila, 7 bulan, Eni, 45, Rizal, 10, dan Musa, 55. Sementara itu, korban yang mengalami luka berat ialah Anen, 55, Raza, 14, Ma'mur, 47, sedangkan korban yang luka ringan ialah Angga, 4. Dandim Subang Letkol Budi Mawardi menjelaskan, pascabanjir bandang, sebanyak 398 warga diungsikan untuk mengantisipasi banjir susulan. Pihak kepolisian, TNI, dan Tagana membantu evakuasi warga ke sejumlah lokasi yang dianggap aman. Selain di rumah-rumah warga, pengungsi juga ditempatkan di tenda darurat di sekitar balas Desa Sukakerti. "Ada 398 warga yang terpaksa diungsikan karena dikhawatirkan terjadi banjir bandang susulan," kata Budi.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menyatakan tim gabungan telah merehabilitasi area bencana dan membuka akses jalan yang sempat tertutup pohon dan material banjir. Ia menambahkan, jajarannya juga melakukan pengamanan terhadap rumah warga yang ditinggal mengungsi dan mendirikan pos penanggulangan bencana di Kantor Desa Sukakerti. "Dapur umum juga disiapkan di kantor Desa Sukakerti," katanya.
Korban ke-19
Tim SAR menemukan satu lagi jenazah korban banjir di air terjun Dua Warna di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Dengan demikian, sudah 19 orang yang terdata meninggal dunia. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Saleh Idoan Siregar, di Medan, mengatakan korban pria yang ditemukan tim bernama Mirza Koto. "Sekitar pukul 13.10 WIB, korban ke-19 yang ditemukan meninggal dunia saat musibah banjir air terjun Dua Warna sudah diberangkatkan dari Posko Sibolangit ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan untuk identifikasi," ujar Saleh. Sebelumnya, sejumlah 22 warga dilaporkan hanyut ketika berlibur di air terjun Dua Warna, Sibolangit, Minggu (15/5).
"Dengan temuan korban satu lagi, sudah 19 orang yang ditemukan tewas," ucap Saleh. Sementara itu, Sekretaris Kantor BPBD Tuban, Jawa Timur, Joko Ludiyono, mengaku pencarian terhadap Pujionodi, pemburu belalang yang hilang di Gunung Tundo pada Minggu (15/5) petang, dihentikan. "Bisa kita buka kembali bila ada informasi baru mengenai indikasi lokasi korban," jelasnya. (YK/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved