Pencarian Korban Awan Panas Gunung Sinabung Dihentikan

Antara
22/5/2016 17:59
Pencarian Korban Awan Panas Gunung Sinabung Dihentikan
(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

PETUGAS tanggap darurat pada Minggu (22/5) petang memutuskan menghentikan pencarian para korban letusan awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanael Perangin-angin, yang dihubungi Kantor Berita Antara, di Medan, mengatakan, pencarian dihentikan karena memang sudah tidak ditemukan lagi korban di lokasi yang terkena awan panas Sinabung dalam letusan, Sabtu (21/5).

Selain itu, BPBD juga sejauh ini belum menerima laporan atau pengaduan mengenai anggota keluarga yang hilang di sekitar lokasi terdampak letusan.

Karena itu, tim tanggap darurat yang dipimpin Dandim 0205/Karo Letkol Agustatius Sitepu menghentikan pencarian korban yang berada di Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat itu.

Meski pencarian korban dihentikan, tim tanggap darurat tetap berjaga dan bersiaga di berbagai pintu masuk zona yang terlarang untuk didatangi masyarakat.

Penjagaan itu dilakukan agar masyarakat tidak memasuki area yang dikategorikan zona merah yang masih rawan terkena awan panas.

"Penjagaan terus dilakukan, apalagi portalnya masih berdiri," katanya.

Hingga pencarian dihentikan pada Minggu petang, jumlah korban yang terkena awan panas tersebut masih berjumlah sembilan orang.

"Tujuh orang di antaranya meninggal dunia, dua lagi masih dirawat," ujar Natanael.

Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Sabtu (21/5) petang sambil mengeluarkan awan panas. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya