Seminggu Terakhir, Enam Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi di Padang

Yose Hendra
20/5/2016 21:13
Seminggu Terakhir, Enam Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi di Padang
(Ilustrasi--MI)

ENAM kasus kekerasan seksual terhadap anak menyeruak di Kota Padang, Sumatra Barat dalam sepekan terakhir. Kasus-kasus tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian.

Kasus tersebut antara lain, lima anak murid SDN di Kecamatan Pauh menjadi korban pelecehan seksual dari seorang guru olahraga berinisial N, 54. Lalu, perkosaan yang dialami L, 17 di kawasan Pasar Raya.

Tersangka berinisial N, sudah diamankan jajaran Polsek Pauh kemarin. Rata-rata, korban masih berumur sembilan tahun dan ada yang masih
berumur 12 tahun. Rata-rata, siswi yang jadi korban itu masih berada di bangku kelas IV SD.

"Modus yang dilakukan pelaku adalah memberikan gerakan olahraga kepada siswa yang tidak pantas untuk dilakukan. Hal ini sudah direncanakan pelaku karena adanya niat untuk me¬lakukan perbuatan yang tidak senonoh itu, ungkap Kapolsek Pauh Komisaris Wirman, Jumat (20/5).

Menurutnya, berdasakan informasi yang digali, para korban mengaku diraba dan dicium oleh tersangka dengan dalih teknik senam. "Kejadian sendiri diperkirakan sudah berlangsung sejak tahun lalu dan membuat korban trauma," tandasnya.

Wirman mengatakan, kejadian terungkap setelah salah seorang siswa mengadu pada orang tuanya, tentang tindakan tidak wajar guru olah raga
saat jam pelajaran olah raga berlangsung. "Meski baru lima orang korban yang melapor, namun polisi menduga masih ada korban lainnya," ujarnya.

Sementara pemerkosaan yang dialami L telah dilaporkan ke Polresta Padang. Korban melapor dengan didampingi Women Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan. Direktur WCC Nurani Perempuan Padang Yefri Heriani mengatakan, belum banyak keterangan yang bisa digali dari korban karena masih trauma berat.

Berdasarkan informasi, korban yang bekerja di salah satu toko di Pasar Raya Padang diduga diperkosa saat pulang kerja, Kamis (19/5) malam. Korban sempat dibekap pelaku sebelum melakukan nafsu bejatnya.

Korban sendiri baru sadar Jumat pukul dua dinihari dan pulang ke rumah dalam kondisi linglung dan hingga kini korban masih trauma berat dan enggan untuk berbicara banyak. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya