Bersepeda Sambil Promosikan Pariwisata Flores

Palce Amalo
18/5/2016 15:12
Bersepeda Sambil Promosikan Pariwisata Flores
(MI/Palce Amalo)

PULUHAN pesepeda mampir di pantai wisata Palo, Kota Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/5) pagi. Mereka adalah peserta turing yang bertugas mempromosikan obyek wisata di kabupaten yang akan dilewati pebalap Tour de Flores.

Sejak dini hari telah bersepeda mengelilingi sejumlah obyek wisata di di Larantuka. Dari Pantai Palo, mereka melanjutkan turing ke wisata Pantai Air Panas Kawaliwu di Desa Sinar Habing, Kecamatan Lewolema.

Di lokasi ini, air panas muncul dari dalam pasir di bibir pantai. Untuk menikmati sensasi air panas, pengunjung cukup melepaskan alas kaki dan berjalan di pesisir pantai. Cari lain ialah meremdam kaki atau tangan di
kolam kecil yang dibangun di pasir. Bedanya air panas di lokasi ini tidak berbau belerang, serta tidak ada gunung api di lokasi tersebut.

"Kami ingin tahu sekaligus promosikan semua obyek wisata di lima etape yang dilewati peserta Tour de Flores untuk diketahui masyarakat bahwa Indonesia itu indah," kata Dewi dari DHxplore yang mengorganisir paket wisata tersebut.

Dewi mengatakan peran peserta turing sangat penting karena mengajak masyarakat mengunjungi berbagai obyek wisata di Tanah Air. Pembalap Tour de Flores 2016 yang mencapai lebih dari 200 atlit berhenti dan bermalam di setiap etape.

Ada lima etape yang akan dilewati pebalap yaitu Maumere, Ende, Bajawa, Ruteng, dan berakhir di Labuan Bajo. Sedangkan peserta turing akan
mengunjungi lokasi wisata di setiap etape. "Tentu kami ketinggalan pebalap karena mendatangi lokasi-lokasi wisata," kata Dia.

Para peserta Tour de Flores 2016 dijadwalkan akan dilepas dari Larantuka oleh Menko Maritim Rizal Ramli bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya pada Kamis (19/5) sekitar pukul 06.00 Wita menempuh etape pertama berjarak sekitar 133 kilometer menuju Maumere, Kabupaten Sikka.

Menurut Wati, peserta turing akan dilepas lebih dahulu sebelum pebalap Tour de Flores 2016. "Karena kami juga ingin menikmati suasana racenya, tetapi di sisi lain, kami juga mengeksplore lokasi wisata," ujarnya.

Pada etape kedua rute Maumere-Ende, peserta turing akan bermalam di Moni, perkampungan di kaki gunung Kelimutu yang berhawa dingin. Selanjutnya pada 21 Mei pukul 04.00 pagi, peserta turing mengunjungi Danau Kelimutu terletak 1.690 meter di atas permukaan laut.

Danau kawah ini memiliki tiga warna yang sering berubah-ubah yakni kawah
Tiwu Nua Muri Koo Fai, Tiwu Ata Polo dan Tiwu Ata Mbupu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya