Satu Keluarga Dibunuh Diduga Terkait Jual Beli Tanah

Dwi Apriani
16/5/2016 23:47
Satu Keluarga Dibunuh Diduga Terkait Jual Beli Tanah
(Ilustrasi)

KASUS penemuan empat mayat tanpa indentitas di Sungai Muara Padang, Banyuasin, Sumatra Selatan sejak Jumat (13/5) hingga Minggu (15/5), akhirnya mulai terlihat titik terang. Senin (16/5), keluarga dari korban pembunuhan itu, mendatangi RS Bhayangkara Palembang.

Diketahui, empat mayat yang ditemukan itu merupakan satu keluarga. Mereka adalah Tasir (60), dan anaknya Kartini (35), serta dua cucunya Winarti (14), dan Yani (6).

Romena, yang datang ke RS Bhayangkara, mengaku merupakan keponakan Tasir. Menurut Romena, Tasir dan keluarga tinggal di di Trans Swakarsa Mandiri (TSM), Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Menurut Romena, Tasir bersama istrinya Roipah, Kartini, Winarti dan Yani, tinggal bersama di Desa Indrapura sekitar tiga tahun lalu. Sebelumnya Tasir tinggal bersama keluarga besarnya.

"Di Indrapura, Tasir buka usaha tani. Dia sudah dua kali membeli tanah di sana (Indrapura). Namun pembelian tanah yang kedua bermasalah. Ada sengketa (masalah kepemilikan) tanah itu dan pernah ada keributan antara Tasir dengan pemilik tanah itu," jelasnya.

Sementara itu, adik kandung Tasir, Senin mengatakan saat ini Roipah belum ditemukan. Menurutnya, selain Roipah, Kartini, Winarti, dan Yani, suami Kartini juga tinggal bersama Tasir. Namun, menantu Tasir itu lebih sering berada di Meretai untuk mengurus lahan pertanian keluarga.

Sampai saat ini, Polres Banyuasin dan Polda Sumsel masih menyelidiki kasusnya dan akan segera mengautopsi mayat kelima yang ditemukan di perairan yang juga ditemukan di perairan Banyuasin. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya