Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH batu bertulis ditemukan tergeletak di sebuah lokasi pemakaman umum di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,. Senin (16/5) siang. Batu yang diyakini peningalan purbakala itu tergeletak tanpa perawatan.
Belum diketahui isi batu berenskripsi tersebut. Sebab, belum diketahui dari masa apa atau tulisan dari huruf apa yang terpampang di batu tersebut.
Koordinator Pusat Informasi Kebudayaan Lamongan, Supriyo mengatakan, batu berenskripsi tersebut ditemukan di salah satu kawasan di Kecamatan Brondong. Namun dia enggan membeberkan lokasi penemuan karena kuatir akan disalahgunakan pihak yang kurang bertanggungjawab.
"Ya, bisa dimanfaatkan untuk kepentingan dan mengambil keuntungan pribadi.Nanti pada saatnya kita sampaikan," terangnya, Senin (15/6).
Sejumlah benda purbakala tersebut, kata dia, ditemukan berserakan di sebuah makam bersama dengan batu-batu lainnya. Di antaranya, ada batu berenskripsi dari masa penjajahan Belanda dan sejumlah batu kuno lainnya.
Ia juga menjelaskan, untuk batu berenskripsi tersebut berukuran sekitar 20 cm x 30 cm dengan tinggi 60 cm. Namun dia belum bisa memastikan apa isi prasasti yang tertulis di batu tersebut. Sebab, dirinya belum bisa memastikan huruf apakah yang terpahat di batu itu. "Apakah itu tulisan huruf Jawa kuno, Jawa kini atau huruf lainnya kita belum tahu pasti," tambahnya.
Dikatakannya, selain batu prasasti tersebut, di lokasi yang sama juga ditemukan batu-batu kuno yang diperkirakan merujuk bekas struktur bangunan tua. Selain itu, dikawasan yang sama juga ditemukan beberapa batu prasasti lain yang tulisannya sebagian sudah tidak bisa terbaca.
"Batu-batu kuno ini kami temukan di pemakaman bersama dengan makam kuno dan sejumlah makam baru," ungkapnya.
Supriyo mengaku, temuan benda benda purbakala itu belum dilaporkan ke pemerintah daerah ataupun pihak terkait. Soalnya, sejumlah temuan mereka selama ini tidak pernah mendapat mendapatkan respon positif pihak berwenang. Ia juga menyesalkan rendahnya kepedulian pihak terkait mengenai hal ini.
"Jangankan melakukan pencatatan untuk temuan ini, mendatangi lokasi temuan saja pemerintah daerah tidak pernah kok," pungkasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved