Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Ramadan, harga kebutuhan pokok terus naik. Sejumlah daerah mulai mengantisipasi itu dengan melakukan operasi pasar demi menjaga kestabilan harga. Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah menyiapkan operasi pasar selama sebulan saat Ramadan untuk menjaga kestabilan harga di pasar. Bupati Pasuruan, M Irsyad Yusuf, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Edi Suwanto. "Perkembangan pasar dan fluktuasi harga terus kami pantau setiap hari melalui tim yang sudah terbentuk. Dengan kondisi perkembangan yang ada saat ini, kami menyiapkan operasi pasar selama Ramadan sehingga harga kebutuhan pokok tetap stabil," tegas M Irsyad Yusuf, Senin (16/5). Sebanyak tujuh lokasi disiapkan untuk tempat operasi pasar, yakni Pasar Gondangwetan, Grati, Winongan, Wonorejo, Bangil, Pandaan, dan Purwosari. Empat komoditas yang disediakan dalam operasi pasar di Pasuruan ialah beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. Di tingkat provinsi, Pemprov Jawa Timur telah menyediakan anggaran untuk operasi pasar tujuh hari sebelum bulan puasa dan lima hari sebelum Lebaran sebesar Rp7,5 miliar. Dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat akan melakukan sidak pasar dan mendatangi agen distributor pangan untuk mengatasi lonjakan harga jelang bulan puasa. Kepala Disperindagkop, Dortje Marpaung, menjelaskan Kalimantan Timur bukan daerah yang oversupply pangan. "Bahkan, 90% kebutuhan pangan tergantung dari luar. Untuk mengatasi lonjakan harga, terus berkomunikasi dengan daerah pemasok pangan dan distributor," jelas Dortje. Ia meminta masyarakat tidak melakukan aksi borong sehingga memicu lonjakan harga.
Daging sapi
Di bagian lain, harga daging sapi dan ayam di pasar tradisional mulai naik. Tingginya harga daging sapi dan ayam akan terjadi hingga Ramadan. Harga daging sapi premium di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah, Rp115 ribu per kg, sementara harga daging sapi kelas satu Rp95 ribu per kg dan harga daging sapi kelas dua Rp80 ribu per kg. "Ada kenaikan Rp5.000 per kg daripada pekan lalu," jelas Bambang, pedagang daging di Pasar Legi. Sementara itu, harga daging ayam potong naik Rp3.000 per kg. "Harga daging ayam semula Rp25 ribu per kg kini Rp28 ribu per kg," tambahnya. Dari Sukabumi, Jawa Barat, harga daging sapi di pasar tradisional saat ini masih bertahan di kisaran Rp120 ribu per kg. "Pemerintah sempat menjanjikan harga daging sapi akan turun hingga di bawah Rp100 ribu, tapi sampai sekarang harganya tidak turun-turun," kata Suhendi, 47, pedagang daging sapi di Pasar Cibadak, Sukabumi. Dia memprediksi harga daging sapi akan naik mendekati Lebaran. "Mungkin saja bisa mencapai Rp140 ribu per kg," ujarnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan harga daging sapi Rp80 ribu per kg selama puasa. Namun, harapan Presiden belum juga terwujud hingga kini. Di tengah naiknya harga komoditas pangan, harga cabai merah dan bawang merah justru turun. Dari Brebes, Jawa Tengah, harga bawang merah di tingkat grosiran turun dari Rp34 ribu per kg menjadi Rp25 ribu per kg, sedangkan harga cabai merah di NTT turun dari Rp35 ribu per kg menjadi Rp25 ribu per kg.
(TimN-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved