Dua Mayat dalam Karung Mengapung di Sungai Banyuasin

14/5/2016 18:47
Dua Mayat dalam Karung Mengapung di Sungai Banyuasin
(Ilustrasi)

SETELAH ditemukan dua mayat dalam karung, sampai kini Kepolisian Resort Banyuasin, Sumatra Selatan, terus mengembangkan kasusnya. Kedua mayat berjenis kelamin perempuan dan laki-laki itu diduga kuat merupakan korban pembunuhan dan sengaja dibuang ke sungai sebagai upaya menghilangkan jejak pelaku.

Dua mayat dalam karung itu ditemukan warga pada Jumat (13/5) tengah hanyut di kawasan perairan Sungai Jalur 14, tidak jauh dari Sungai Betet, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Warga dan aparat kepolisian yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi jasad kedua korban yang ketika ditemukan masing-masing terbungkus karung secara terpisah. Untuk kepentingan penyelidikan, Polres Banyuasin membawa kedua jasad untuk diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Kapolres Banyuasin AKBP Prasetyo Rahmat Purboyo mengatakan, pihaknya masih mencari identitas kedua korban. "Kami akan menyusuri alur sungai tersebut dan minta keterangan saksi dan warga sekitar sungai," ujarnya.

Sementara itu, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Kompol Dr Mansury mengatakan, identitas kedua jasad tersebut hingga kini masih disebut dengan Mr X dan Mrs X.

"Saat ditemukan kedua korban berada di dalam karung dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Dan semalam (Jumat malam), jasad keduanya diserahkan ke bagian forensik RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi. Kini kami masih fokus mencari identitas kedua korban untuk selanjutnya melakukan penyelidikan," katanya, Sabtu (14/5).

Diungkapkan Mansury, adapun ciri-ciri kedua korban yakni, untuk jasad laki-laki usia sekitar 50-60 tahun, tinggi badan sekitar 169 cm, kepala dengan rambut sedikit gundul, berkumis, dan memiliki jengot yang telah beruban.

"Ketika ditemukan korban mengenakan celana pendek, kemudian bajunya diikatkan ke wajah korban," ungkapnya.

Adapun ciri-ciri jasad perempuan, umur sekitar 30-35 tahun, tinggi sekitar 150 cm, dan rambut lurus sebahu. Ketika ditemukan korban mengenakan kaos bergaris-garis warna biru bermotif kartun dan kaos tersebut terikat menutup wajah korban.

"Karena kedua identitas belum kita ketahui jadi belum dipastikan apakah kedua korban ini merupakan pasangan suami istri," ungkapnya.

Mansury menyebutkan, untuk dugaan sementara kedua korban merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang pelakunya ke kawasan perairan Banyuasin.

"Dari itu kita mengimbau warga jika ada pihak keluarganya yang hilang dengan ciri-ciri yang sama, segera datang dan mengecek di RS Bhayangkara Palembang," tandasnya. (DW/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya