Status Gunung Awu Siaga, Warga Diminta Waspada

12/5/2016 21:59
Status Gunung Awu Siaga, Warga Diminta Waspada
(wikipedia)

SEHUBUNGAN dengan peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan selama sepekan terakhir pada gempa vulkanik Gunung Api Awu di Tahuna Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, agar menghindari kejadian letusan mendadak yang membongkar kubah lava Awu, status Gunung Awu dinaikkan dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III).

Kenaikan status Siaga itu berlaku mulai Kamis (12/5) pukul 12.00 Wita. Rekomendasi daerah berbahaya yang harus dikosongkan yang semula di dalam radius 3 kilometer pun diperluas menjadi 4 km.

Dalam level III tidak ada permukiman penduduk yang perlu dievakuasi. Permukiman terdekat berada di radius 5-7 km dari puncak kawah. Secara visual, keadaan kawah puncak belum menunjukkan baik kepulan asap maupun abu.

Kenaikan status Siaga ini telah dilaporkan oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala BNPB Willem Rampangilei telah memerintahkan posko BNPB untuk melakukan pemantauan aktivitas Gunung Awu dari PVMBG. "Kami menugaskan BPBD agar menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika ada perkembangan lebih lanjut dari aktivitas vulkanik," kata Willem dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis malam.


Gunung Awu merupakan satu gunung bertipe stratovolcano yang berlokasi di bagian utara Pulau Sangihe Besar, Kepulauan Sangihe. Memiliki profil setinggi 1.320 m di atas permukaan laut (mdpl), tapi jika dihitung dari dasar laut tingginya mencapai 3.300 meter.

Dari catatan Smithsonian Global Volcanism Program, Gunung Awu pernah meletus pada 1640-41, 1711, 1812, 1856, 1875, 1883, 1885, 1892, 1893, 1913, 1921, 1922, 1930, 1966, 1992, dan yang terakhir 2004. Total telah merenggut sekitar 8.000 nyawa dan ribuan orang harus mengalami cedera, kerusakan permukiman, dan pengungsian besar-besaran.

Dari daftar peristiwa letusan di atas, letusan pada 1711, 1856, serta 1966 tercatat cukup besar. "

Dengan kenaikan status Gunung Awu, maka di Indonesia dari 127 gunung api aktif ada 1 gunung status Awas, 2 status Siaga dan 17 status Waspada," lanjut Willem dalam keterangannya.

Satu gunung status Awas yaitu Gunung Sinabung sejak 2/6/2015 hingga sekarang. Dua gunung status Siaga yaitu Gunung Lokon dan Gunung Awu. Adapun 17 gunung status Waspada yaitu Gunung Soputan, Karangetang, Kie Besi, Bromo, Egon, Raung, Gamalama, Sangeangapi, Rokatenda, Ibu, Gamkonora, Papandayan, Semeru, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci.
(RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya