MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan, mendorong jajarannya di semua wilayah di Indonesia untuk membuat terobosan dan inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya ialah agar masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengurus surat tanah.
"BPN sudah banyak melakukan perubahan lebih baik dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat yang mengurus surat tanah. Di antaranya ialah membuka layanan saat hari libur Sabtu dan Minggu, di luar layanan jam kerja aktif pada Senin hingga Jumat," kata Menteri saat mendatangi Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Nasional 2015 di halaman Gedung Olahraga Kabupaten Sidoarjo, Minggu (14/6) sore.
Layanan pada hari libur itu menguntungkan masyarakat yang sibuk pada hari kerja. Mereka bisa mengurus surat tanah pada hari libur di akhir pekan, minimal bisa memanfaatkan pelayanan untuk menyerahkan berkas ataupun mengambil berkas yang sudah selesai.
Dalam pameran itu, menteri juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan kantor BPN II Surabaya.
Kantor tersebut melakukan pelayanan tujuh menit atau lantum serta terobosan baru delivery service.
Dalam program delivery service, petugas akan menjemput bola dengan mendatangi rumah warga yang mengurus surat tanah. Demikian pula saat sertifikatnya sudah jadi, petugas akan mengirimnya ke rumah pemilik.
"Pelayanan ini membantu warga yang mengurus surat tanah terutama kaum lanjut usia," kata Ferry.
Dia menambahkan, BPN juga membebaskan biaya bagi warga yang baru pertama kali mengurus surat tanah. Karena itu, masyarakat yang akan mengurus surat tanah tidak perlu merasa khawatir dengan biaya pengurusan. "Warga akan merasa nyaman dan familier dengan layanan BPN saat ini. (HS/N-3)