Ketua MPR: Tidak Perlu Reaktif atas Munculnya Simbol-Simbol PKI

Widjajadi
10/5/2016 18:34
Ketua MPR: Tidak Perlu Reaktif atas Munculnya Simbol-Simbol PKI
(Dok.MI)

KETUA MPR RI Zulkifli Hasan mengingat masyarakat agar tetap tenang serta tidak perlu reaktif dan apalagi menyimpulkan bahwa munculnya sejumlah atribut berlambang palu arit merupakan tanda-tanda kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Tanah Air.

"Nggak usah reaktif, sebaiknya disikapi dengan tenang. Sebab, bisa saja ini gaya anak muda sekarang, dan mereka ini tidak tahu sejarah kelam (PKI)," tukas Zulkifli saat melakukan safari kebangsaan di hadapan ratusan anggota Asosiasi Peternak Sapi Indonesia (Aspin) Boyolali dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Klaten di Asrama Haji Donohudan, Selasa (10/5) petang.

Menurut Zulkifli, jika memang pemakai atribut palu arit itu hanya ingin menunjukkan gaya, dan tidak paham akan sejarah, yang bersangkutan harus diberi penyuluhan. Karena itu, anak muda yang tidak paham itu perlu dipanggil, dan kemudian diberi pengertian, agar tidak berlarut dan menjadi polemik panjang di tengah masyarakat.

Namun demikian, ia juga berpesan, agar munculnya atribut berlambang palu arit itu tidak menjadi sebuah gerakan. "Kalau itu menjadi gerakan tidak boleh, harus dilarang. Karena dasar negara kita adalah Pancasila. Ini harga mati," imbuhnya.

Penegasan Ketua MPR itu dikemukakan seiring dengan kehebohan masyarakat dengan munculnya simbol palu arit dan juga adanya informasi tentang pembagian ratusan ribu kaos berlambang palu arit atau PKI di sejumlah kota. Bukan hanya kaos, tetapi juga ada pembagian buku yang berisi paham PKI. (WJ/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya