Mengaji di Lautan Pasir Bromo

Abdus Syukur
09/5/2016 21:32
Mengaji di Lautan Pasir Bromo
(Ilustrasi)

GERAKAN Nusantara Mengaji (GNM) benar-benar membumi di Pasuruan. GNM bukan hanya digelar di pondok-pondok pesantren dan perkantoran saja, bahkan juga digelar di lokasi wisata seperti di Lautan Pasir Gunung Bromo.

Aktivitas santri mengaji di Gunung Bromoitu dimotori Yusuf Danial, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Ketua Dewan Kehormatan DPRD Kabupaten Pasuruan pada Minggu (8/5) sore. Sengaja digelar di Kawasan Wisata Bromo yang masyarakatnya, yakni warga Tengger, terkenal dengan keragaman agama, Islam, Hindu, dan Kristen.

"Gunung Bromo ini merupakan kawasan konservasi yang bukan hanya alam saja, tapi juga budayanya dan kehidupan beragama yang sangat toleran. Makanya kami sengaja mengambil lokasi Gunung Bromo, karena menunjukkan santri itu juga sangat toleran dalam kehidupan beragama," kata Yusuf Danial, Senin (9/5).

Mengaji dengan membaca serta sekaligus khatam (menamatkan bacaan) Quran digelar Yusuf Danial bersama sejumlah para santri dari Kecamatan Tosari yang menjadi bagian warga Tengger. Mereka mengenakan pakaian putih-putih, mengaji di lautan pasir Gunung Bromo dengan menggelar karpet hijau.

"Dengan mengaji di lautan Pasir Gunung Bromo, sekaligus memenuhi dahaga kami sebagai santri yang kebetulan memiliki hobi adventure. Mengaji dan sekaligus menikmati kebesaran ciptaan Allah SWT dengan kebesarannya berupa panorama dan kekayaan alam yang luar biasa ini. Semoga dengan mengaji ini, Tuhan selalu menjaganya," terangnya.

Dengan khusyuk, secara bergantian, para santri membaca satu persatu di sela-sela hawa yang cukup dingin di ketinggian sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut tersebut. (AB/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya