Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PROTES dan unjuk rasa terhadap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang juga terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Meski yang bersangkutan telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik melalui media, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) terus bereaksi.
Sepanjang Senin (9/5) di Makassar, sejumlah kampus menutup jalan melakukan unjuk rasa terkait hal tersebut. Bahkan, ratusan anggota HMI dan KAHMI juga berunjuk rasa di depan sekretariatnya di Jalan Bontolempangan dan melakukan aksi jalan kaki (long march) sejauh 3 kilometer ke Mapolrestabes Makassar.
Dalam aksi yang dipimpin Hasan Basri, Ketua HMI Makassar, selain berorasi secara bergantian, mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan 'HMI VS KPK Innemi Sitojengna HMI', yang artinya HMI VS KPK ini lah sebenarnya HMI.
Dalam aksinya, mereka menuntut kepolisian untuk menangkap Saut Situmorang karena melakukan pencemaran nama baik organisasi HMI. "Bila Saut Situmorang tidak dapat membuktikan pernyataannya, maka diwajibkan kepadanya untuk turun dari jabatannya secara tidak terhormat, karena itu sudah terkait etik," jelas Hasan.
Selain itu, mereka juga melaporkan pernyataan Saut Sitomarang tersebut di Polrestabes Makassar karena dianggap mencederai nama baik HMI. "Termasuk melaporkan juga penyalahan kode etik oleh pejabat KPK," terang Prof Andi Pngeran Moenta, Ketua KAHMI Makassar.
Berkas laporan HMI dan KAHMI pun diserahkan oleh Amirullah Tahir, Direktur LBH KAHMI Makassar, kepada Kapolrestabes Makassar, Kombes Rusdi Hartono, sebagai dasar yang harus dipelajari pihak kepolisian dalam memproses pernyataan Saut Situmorang.
Menerima itu, Rusdi Hartono pun mengatakan, penyidik akan mempelajari laporan-laporan yang diberikan kepada Polrestabes Makassar selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang ada. "Adapun tindakan-tindakan yang akan diambil oleh pihak kepolisian dalam hal ini penyidik akan tetap dikonfirmasikan kepada LBH HAM-KAHMI Makassar sebagai pelapor," serunya.
Sementara itu, di depan kampus UIN Alauddin Makassar, hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih melakukan tutup jalan penuh di depan kampusnya di Jalan Sultan Alauddin. Mereka menutup jalan sembari orasi dan membakar ban bekas. Akibatnya, arus lalu lintas macet total di jalan yang menghubungkan Makassar dan Kabupaten Gowa tersebut. (LN/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved