Teken Kontrak Kejujuran Sebelum UN

Liliek Dharmawan
09/5/2016 14:28
Teken Kontrak Kejujuran Sebelum UN
(ANTARA/Asep Fathulrahman)

SEBELUM ujian nasional (UN) SMP digelar, Senin (9/5) 270 siswa SMP Negeri 5 Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) menandatangani kontrak kejujuran. Hal itu dimaksudkan agar siswa benar-benar mengerjakan UN dengan jujur.

Satu per satu siswa menandatangani kontrak kejujuran pada sebuah kain panjang yang dipampang di dinding sekolah setempat. Sehingga seluruh siswa dan guru dapat melihat tanda tangan para siswa yang meneken kontrak kejujuran tersebut.

"Saya sangat mendukung hal ini, karena kita semua diminta untuk jujur dalam mengerjakan UN," ujar Harlia, salah seorang siswa, kemarin.

Kepala SMP Negeri 5 Purwokerto Ibnu Tavip mengatakan bahwa dengan tanda tangan tersebut, maka siswa akan jujur dan percaya kemampuan sendiri. "Kami menegaskan kalau kejujuran merupakan hal terpenting dalam mengerjakan UN," katanya.

Di Banyumas, ada 25 ribu lebih siswa SMP yang mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, ada yang mengikuti ujian dengan sistem paper based test (PBT) dan berbasis komputer. "Ada lima sekolah yang mengikuti UN berbasis komputer yakni SMP Negeri 1, 2, 3 Purwokerto, SMP Susteran Purwokerto dan SMP Nasional 3 Bahasa Putera Harapan," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Banyumas Edy Raharjo. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya