Harga Kebutuhan Pokok di Kalsel Meroket

Denny S
09/5/2016 13:28
Harga Kebutuhan Pokok di Kalsel Meroket
(ANTARA/Joko Sulistyo)

MENJELANG puasa ramadan, harga kebutuhan pokok di Kalimantan Selatan terus bergerak naik. Tingginya tingkat ketergantungan pasokan kebutuhan pokok terutama dari Pulau Jawa, menjadi penyebab utama meroketnya harga sembako di Kalsel.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalsel, Farida Wariansih, Senin (9/5), mengatakan kenaikkan harga tersebut sudah terjadi sejak beberapa waktu silam.

"Kita sangat tergantung pasokan dari luar daerah terutama pulau Jawa, sehingga jika (harga) disana naik maka otomatis di Kalsel ikut naik," tuturnya.

Kondisi ini juga diperparah saat terjadi gangguan cuaca sehingga pasokan barang yang mengandalkan jalur laut ikut terkendala. "Yang terpenting barang tersedia. Kita juga telah berkoordinasi dengan para pedagang besar dan Bulog untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Demikian juga dengan masyarakat diminta untuk tidak panik buying sehingga memicu kelangkaan sembako di pasaran," tambahnya.

Menurut data Dinas Peridag Kalsel sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga seperti bawang merah di pasaran saat ini mencapai Rp42.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram. Kemudian ikan gabus kering mencapai Rp98.000 per kilogram.

Untuk daging sapi saat ini di pasaran dijual seharga Rp125.000 per kilogram dan daging ayam Rp65.000 per kilogram. Untuk menekan kenaikan harga ini, Dinas Perindag Kalsel telah mendata lokasi kantong-kantong kemiskinan di 13 kabupaten/kota untuk melaksanakan operasi pasar dan pasar murah. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya